Wagub DKI Sebut Lelang Sirkuit Formula E Bukan Gagal, tapi Diulang karena Revisi
Politikus Partai Gerindra ini menyebut bahwa istilah yang lebih tepat digunakan adalah tender diulang karena dokumen ada yang perlu direvisi
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza mengklarifikasi kabar yang beredar soal lelang sirkuit Formula E yang dilakukan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Politikus Partai Gerindra ini menyebut bahwa istilah yang lebih tepat digunakan adalah tender diulang karena dokumen ada yang perlu direvisi dan bukan gagal.
“Formula E sekali lagi bukan gagal tender, tapi ada yang perlu diperbaiki dan direvisi,” ujar Ariza di Balai Kota DKI pada Jumat (28/1/2022).
Menurut Ariza, ada beberapa berkas yang perlu dilengkapi karena turnamen ini berskala internasional. Dia berharap, proses pembangunan sirkuit dapat selesai tepat waktu sehingga saat turnamen digelar pada 4 Juni 2022 mendatang dalam keadaan layak pakai.
“Tidak semudah seperti membangun jalan dan sebagainya, ini sirkuit berkelas internasional jadi harus ada syarat-syarat yang harus dilengkapi. Jadi kita semua setuju membangun sirkuit internasional,” katanya.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto optimis pembangunan sirkuit Formula E dapat diinspeksi oleh Formula E Operations (FEO) pada Mei 2022 mendatang. Inspeksi dari pihak FEO, kata dia, akan dilaksanakan tidak hanya setelah sirkuit rampung dibangun.
Baca juga: Bantah Lakukan Penggusuran, Sentul City Klaim Hanya Pinjami Lahan untuk Warga Bercocok Tanam
Baca juga: Akibat Kompor Gas Warung Pecel Lele Dibiarkan Menyala Sebanyak Sembilan Kios di Pasar Rebo Terbakar
Adapun pemantauan tersebut dilakukan agar pembangunan sirkuit Formula E sesuai standar Federasi Automobil Internasional (FIA). Tak hanya itu, Widi juga menegaskan bahwa dalam waktu dekat ini pembangunan sirkuit akan dilakukan.
Meskipun proses lelang sirkuit tersebut sempat gagal lantaran permasalahan teknis, namun dirinya tetap optimis. "Awal Februari start (pembangunan), kalau enggak salah perkiraan bulan April," kata Widi. (faf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ariza-0701-soe.jpg)