Berita Nasional

Polri Akan Petakan Masjid untuk Cegah Radikalisme, JK: Tak Ada yang Mengacau Negara Lewat Masjid

JUsuf Kalla menegaskan, tidak ada paham radikalisme yang pernah mengacau negara lewat masjid.

Editor: Feryanto Hadi
Kompas.com
Jusuf Kalla merespon rencana Polri yang akan memetakan masjid 

WARTAKOTALIVE.COM, MAKASSAR - Polri berencana untuk memetakan masjid di Indonesia.

Upaya itu disebutkan dalam rangka mencegah paham radikalisme dan paham terorisme melalui tempat ibadah.

Rencana itu mendapat respon dari berbagai pihak.

Tidak sedikit pihak yang kontra atas rencana kepolisian itu lantaran dianggap menyudutkan Islam.

Menanggapi rencana Polri itu, Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI, menegaskan, tidak ada paham radikalisme yang pernah mengacau negara lewat masjid.

Baca juga: KRONOLOGIS Sopir dan Kernet Angkot di Serang Perkosa Penumpangnya lalu Membuangnya ke Sungai

"Tidak ada yang pernah mengacau negara itu lewat masjid. Tak pernah ada di baiat di masjid, macam-macam," tegas Jusuf Kalla usai Sholat Jumat dan silaturrahmi dengan Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M Jusuf di Makassar, Jumat, 28 Januari 2022.

Kalla didampingi Ketua Yayasan Masjid Al Markaz Prof Dr Basri Hasanuddin, Imam Besar Masjid Al Markaz AGH Dr Muammar Bakrie LC, dan pengurus lainnya. 

Baca juga: Buntut Demo Ricuh, Polisi Ciduk Ketua Umum GMBI Menyusul 725 Anak Buahnya yang Lebih Dulu Ditangkap

Menurut Jusuf Kalla, aksi dan paham radikalisme justru berasal dari rumah kontrakan.

Seperti aksi-aksi pembuatan bom, membentuk kelompok-kelompok dan jaringan, bahkan membuat aksi radikalisme.

Makanya, Jusuf Kalla mendorong untuk memeriksa semua rumah kontrakan.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved