Polisi Kejar Seorang Pelaku yang Masuk DPO Terkait Pertikaian Maut di Sorong

Polisi mengejar seorang pelaku yang terlibat pertikaian maut di karaoke di Sorong, Papua yang menelan korban 18 orang.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Max Agung Pribadi
ISTIMEWA
18 orang tewas akibat pertikaian dua kelompok massa yang berujung pembakaran tempat karaoke Double O di Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (25/1/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polisi tengah memburu terduga seorang pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait pertikaian di tempat hiburan malam Double O, di Sorong, Papua Barat

Seperti diketahui, dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas pertikaian itu yang menyebabkan 18 orang tewas.

"Satu orang masih DPO atas nama A dan masih dalam proses pengejaran," ujar Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen pol Ahmad Ramadhan, Jumat (28/1/2022).

Baca juga: Buntut Kerusuhan Sorong yang Tewaskan 18 Orang, 2 Orang Ditahan, Polisi Kini Buru Dalang Kericuhan

Ramadhan menuturkan bahwa dua tersangka yang telah diamankan itu berinisial L dan R.

Keduanya, kata dia, berperan melakukan penganiayaan terhadap sejumlah korban saat situasi di Double O memanas.

"Telah dilakukan penangkapan dua orang tersangka atas nama L dan R," tuturnya.

"Kedua tersangka tersebut yang melakukan penganiayaan," lanjut Ramadhan.

Baca juga: Polisi Telah Menetapkan Dua Orang Tersangka Atas Kerusuhan di Sorong Timur yang Menewaskan 18 Warga

Ia mengatakan dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka berasal dari satu kelompok.

"Dua tersangka tersebut berasal dari satu kelompok itu aja ya. Yang jelas saat ini sudah dilakukan penangkapan dan penahanan karena aksi ini aksi pertikaian ya," tuturnya.

Lebih lanjut, ia memastikan saat ini situasi Sorong masih kondusif dan terkendali.

"Yang terpenting adalah kondisi saat ini polri harus dan wajib menjaga kondusifitas keamanan wilayah tersebut agar tidak terulang kembali," kata Ramadhan.

Sampai saat ini penyidik masih bekerja mencari para pelaku lainnya dan dalang kerusuhan yang membuat sebuah tempat karaoke terbakar hebat.

Baca juga: Dua Orang Jadi Tersangka Bentrokan di Karaoke Double O Sorong

Sebelumnya, Polisi sudah identifikasi pelaku penyerangan tempat karaoke di Sorong, Papua Barat yang sebabkan 18 orang meninggal dunia.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa polisi masih melakukan pendalaman terhadap para pelaku yang sudah teridentifikasi.

"Pelaku ini dalam kasus tersebut sudah teridentifikasi namun belum dilakukan penangkapan, masih diidentifikasi, kami masih melakukan pendalaman terhadap pelaku-pelaku tersebut," ujar Ramadhan di Mabes Polri, Rabu (26/1/2022). 

--

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved