Berita Nasional

Aliansi Borneo Bersatu akan Jatuhi Hukum Adat untuk Edy Mulyadi

Diketahui, berbagai kelompok masyarakat di Kalimantan mendesak agar Edy Mulyadi secepatnya diproses hukum.

istimewa via Tribunnews
dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Edy Mulyadi sudah masuk tahap penyidikan polisi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perkembangan kasus Edy Mulyadi, hari Jumat (28/1/2022) rencananya akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.

Diketahui, berbagai kelompok masyarakat di Kalimantan mendesak agar Edy Mulyadi secepatnya diproses hukum.

Terbaru, Aliansi Borneo Bersatu akan menjatuhkan Hukum Adat kepada Edy Mulyadi.

Adapun Hukum Adat yang dijatuhkan ke Edy Mulyadi ini merupakan bentuk penebusan kesalahan Edy Mulyadi terhadap leluhur masyarakat Kalimantan.

Aliansi Borneo Bersatu juga tetap mendesak proses hukum pidana terhadap Edy Mulyadi dijalankan.

Sebelumnya, ucapan Edy Mulyadi yang menyebut lokasi Ibu Kota Negara Baru ( IKN) di Kalimantan sebagai lokasi jin buang anak.

Baca juga: Polisi Memeriksa 38 Saksi Atas Kasus Dugaan Penghinaan ke Warga Kalimantan yang Dlakukan Edy Mulyadi

Ucapan Edy Mulyadi ini dinilai telah melukai perasaan masyarakat Kalimantan.

Dilansir dari Kompas.com, Juru Bicara Aliansi Borneo Bersatu Haji Rahmat Nasution Hamka mengungkapkan bahwa Edy Mulyadi juga harus menerima Hukum Adat atas ucapannya yang menyinggung masyarakat Kalimantan.

Menurut Rahmat, hukuman itu menjadi satu keharusan bagi Edy Mulyadi selain menerima proses hukum negara yang berlaku.

"Itu adalah merupakan keharusan. Hukum positif silakan jalan. Tapi untuk menebus kesalahan secara moral kepada para leluhur kami dan juga kepada kami-kami yang ada anak cucunya ini juga harus dilakukan," kata Rahmat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Adapun Rahmat bersama rombongan Aliansi Borneo Bersatu mendatangi DPR untuk menyampaikan aspirasi usai ramai pernyataan Edy Mulyadi yang menyinggung lokasi Ibu Kota Negara ( IKN) baru.

Baca juga: Kasus Dugaan Hina Kalimantan Naik ke Penyidikan, Edy Mulyadi Segera Diperiksa Polisi

Mereka diterima oleh jajaran Komisi III DPR RI.

Dalam pertemuan tersebut, Aliansi Borneo Bersatu meminta Edy Mulyadi dihukum secara adat.

Menurut Rahmat, hukuman tersebut bertujuan menjadi pelajaran kepada Edy dan orang lain agar tak melakukan kesalahan serupa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved