Info Pemprov Jateng

Gubernur Sumbar Datangi Ganjar, Belajar Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah beserta sejumlah pejabat di Pemprov Sumbar datang ke Jateng untuk belajar percepatan pengentasan kemiskinan.

istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang datang bersama sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemprov Sumbar ke Jawa Tengah untuk belajar terkait percepatan pengentasan kemiskinan, Kamis (27/1/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMARANG – Kesuksesan Jawa Tengah menurunkan angka kemiskinan dengan program-program unggulan menarik perhatian Provinsi Sumatera Barat.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah membawa sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemprov Sumbar untuk datang ke Jawa Tengah dan belajar terkait percepatan pengentasan kemiskinan, Kamis (27/1/2022).

Rombongan dari Sumbar yang dipimpin Mahyeldi ditemui langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sekitar di Gradhika Bhakti Praja sekitar pukul 11.00 WIB.

Tak hanya sendiri, Ganjar juga mengajak sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemprov Jateng untuk menjelaskan berbagai persoalan teknis di lapangan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang datang bersama sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemprov Sumbar ke Jawa Tengah untuk belajar terkait percepatan pengentasan kemiskinan, Kamis (27/1/2022).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang datang bersama sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemprov Sumbar ke Jawa Tengah untuk belajar terkait percepatan pengentasan kemiskinan, Kamis (27/1/2022). (istimewa)

“Kedatangan kami ke Jawa Tengah menemui pak Ganjar karena melihat banyak prestasi yang telah diukir Jateng dalam berbagai hal, makanya kami datang ke sini untuk belajar salah satunya terkait penanganan kemiskinan,” kata Mahyeldi.

Menurut dia, angka kemiskinan di Sumbar meningkat tajam saat pandemi melanda. Tentu diperlukan langkah cepat untuk mengatasi itu. Dan dirinya melihat Jawa Tengah telah melakukan tindakan-tindakan cepat untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan.

“Di Jateng ini pak Ganjar sudah melakukan banyak hal, memberdayakan BUMN melalui CSR nya, Baznas, menggerakkan OPD beliau untuk bersama-sama mengatasi kemiskinan. Ini tentu pengalaman baru bagi kami yang bisa diterapkan di Sumbar,” jelasnya.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah berbicara kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat datang bersama sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemprov Sumbar ke Jawa Tengah untuk belajar terkait percepatan pengentasan kemiskinan, Kamis (27/1/2022).
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah berbicara kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat datang bersama sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemprov Sumbar ke Jawa Tengah untuk belajar terkait percepatan pengentasan kemiskinan, Kamis (27/1/2022). (istimewa)

Mahyeldi menambahkan, banyak prestasi yang telah didapatkan Jateng khususnya terkait penanggulangan kemiskinan. Untuk itu, Sumbar tidak salah datang ke Jateng untuk belajar terkait hal itu.

“Keberhasilan pak Ganjar menjadi cerminan kami untuk membangun Sumbar menjadi lebih baik lagi. Apalagi beliau ini kan sudah senior, sudah periode kedua jadi Gubernur. Saya kan baru setahun, jadi harus banyak belajar,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, persoalan kemiskinan memang menjadi momok setiap kepala daerah selama pandemi. Di Jateng saja lanjut dia, angka kemiskinan naik tajam periode September 2019.

“Pak Wapres beberapa waktu lalu datang ke Jateng dan meminta kita menyelesaikan kemiskinan ekstrem hanya dalam waktu tiga bulan,” ucap Ganjar.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang datang bersama sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemprov Sumbar ke Jawa Tengah untuk belajar terkait percepatan pengentasan kemiskinan, Kamis (27/1/2022).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang datang bersama sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemprov Sumbar ke Jawa Tengah untuk belajar terkait percepatan pengentasan kemiskinan, Kamis (27/1/2022). (istimewa)

Ganjar menjelaskan, ada lima kabupaten yang menjadi pilot project, dan dari pusat hanya diberi top up sebesar Rp 300.000.

“Saya katakan, itu kurang, karena rumahnya harus layak, ada fasilitas air bersih, listrik dan lain yang harus dipenuhi sebagai pemenuhan indicator,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya menggenjot pengentasan kemiskinan dengan berbagai program. Diantaranya rehabilitasi rumah tidak layak huni, penyediaan fasilitas air bersih, jamban, listrik dan lainnya.

“Kami tidak bisa kalau hanya menggunakan APBD, makanya kami optimalkan CSR, Baznas serta filantropi. Di Jateng ini kami wajibkan satu OPD mendampingi satu desa binaan dan menyelesaikan kemiskinan di sana,” jelasnya.

Selain itu, program-program lain juga digenjot seperti membuat fasilitas pendidikan gratis bagi siswa miskin dengan SMK Jateng. Dengan peningkatan pendidikan itu, diharapkan anak-anak miskin bisa memperbaiki kehidupan ekonomi keluarganya.

“Kami juga berikan pendampingan pada UMKM, pengembangan desa wisata untuk menggairahkan ekonomi di pedesaan serta kegiatan-kegiatan lain. Intinya menyelesaikan kemiskinan itu tidak hanya satu factor, namun banyak factor yang harus digarap secara bersama-sama,”pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved