Vaksin booster

Kecamatan Senen Gandeng Perguruan Tinggi untuk Pelaksanaan Vaksin Booster

pemerintah tidak mampu menangani pandemi Covid-19 sendirian, sehingga dibutuhkan kolaborasi dengan semua pihak.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/Fitriandi Fajar
Camat Senen Ronny Jarpiko, Rektor Universitas BSI Mochamad Wahyudi dan Kepala Puskesmas Kecamatan Senen drg. Lindawati saat menunjukkan dokumen MoU pelaksanaan vaksin booster, Jumat (21/1/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kecamatan Senen, Jakarta Pusat melibatkan perguruan tinggi  untuk pelaksanaan vaksin Covid-19 booster  bagi masyarakat umum.

Perguruan tinggi yang dilibatkan adalah Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) di Jalan Kramat Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Camat Senen Ronny Jarpiko mengatakan pelaksanaan vaksin booster ini sangat dinanti masyarakat karena dapat memaksimalkan perlindungan dari bahaya Covid-19.

Ronny menyadari, pemerintah tidak mampu menangani pandemi Covid-19 sendirian, sehingga dibutuhkan kolaborasi dengan semua pihak.

Salah satunya adalah program vaksinasi booster di Universitas BSI. Acara yang berlangsung dari Rabu (19/1/2022) sampai Jumat (28/1/2022) ini sangat membantu pemerintah dalam menciptkan herd immunity atau kekebalan komunal dari bahaya paparan Covid-19.

“Saya juga berterima kasih kepada pihak Puskesmas Senen yang turut membantu jalannya kegiatan vaksinasi Covid-19 di Universitas BSI,” ujar Ronny pada Rabu (26/1/2022).

Baca juga: Untuk Meredam Kasus Aktif Covid-19, Puluhan RPTRA di Disiapkan Jadi Lokasi Vaksinasi Booster

Ronny mengungkapkan, kolaborasi pelaksanaan vaksin booster ini telah tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara Kecamatan Senen dan Puskesmas Senen dengan Universitas BSI, pada Jumat (21/1/2022).

Dia berharap, kerjasama ini dapat mendorong stakeholder lain untuk turut membantu menyukseskan program vaksin booster yang digencarkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Vaksin booster dilakukan demi kesehatan kita bersama, baik di lingkungan maupun keluarga. Dengan begitu kita berharap pandemi ini bisa segera berlalu,” kata Ronny.

Sementara itu Rektor Universitas BSI Mochamad Wahyudi mengatakan, pelaksanaan vaksin booster dilakukan di Gedung Rektorat Universitas BSI setiap hari Senin-Jumat mulai pukul 08.00 WIB sampai 11.30 WIB. Untuk sasaran pelaksanaan vaksin booster ini mencapai 250 orang per hari.

Menurut dia, kerjasama ini nantinya dapat diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan. Jika pemerintah daerah membutuhkan tempat untuk sentra vaksin kembali, Universitas BSI siap memfasilitasinya.

“Nota kesepahaman ini merupakan payung kerjasama program jangka panjang dari kedua belah pihak (Universitas BSI dan pemerintah daerah),” kata Wahyudi.

Dia menjelaskan, MoU tersebut juga memuat tentang kerjasama pengembangan bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama di bidang pelayanan Covid-19.

“Dengan penandatanganan MoU, diharapkan dapat memberi manfaat bagi kedua belah pihak dan dapat diimplementasikan secara optimal dan berkesinambungan,” ucap Wahyudi.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved