Penyaluran Kredit Perbankan

Tumbuh Sebesar 4,9 Persen, Penyaluran Kredit Perbankan di Desember 2021 Mencapai Rp 5.755 Triliun

Bank Indonesia dalam laporannya menyebutkan, penyaluran kredit perbankan pada Desember 2021 tercatat sebesar Rp5.755,7 triliun.

Editor: Sigit Nugroho
Tribun Jakarta/Herudin
Bank Indonesia 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bank Indonesia dalam laporannya menyebutkan, penyaluran kredit perbankan pada Desember 2021 tercatat sebesar Rp 5.755,7 triliun.

Merujuk data uang beredar, angka tersebut tumbuh positif 4,9 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

"Kredit yang disalurkan oleh perbankan pada Desember 2021 menunjukkan tren positif," kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono dikutip dalam keterangannya, Selasa (25/1/2022).

Erwin menjelaskan, akselerasi pertumbuhan kredit terjadi pada debitur perorangan dan kredit kepada korporasi.

Baca juga: UOB Indonesia Luncurkan Fitur Bank Indonesia Fast Payment, Bisa Transfer Dana Lewat Aplikasi TMRW

Baca juga: Bongkar Peredaran Uang Palsu Rp1,5 Miliar, Polsek Cileungsi Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Baca juga: Bank Indonesia Serahkan Traktor ke Papua Muda Inspiratif untuk Buka Lahan Pertanian Jagung

Kredit kepada perorangan pada Desember 2021 tumbuh sebesar 8,4 persen (yoy).

Sementara itu, kredit kepada korporasi mencatat perlambatan dari 1,2 persen (yoy).

Berdasarkan jenis penggunaannya, perkembangan penyaluran kredit pada Desember 2021 dipengaruhi oleh penyaluran Kredit Investasi (KI), Kredit Modal Kerja (KMK) dan Kredit Konsumsi (KK).

Erwin kembali melanjutkan, KMK kembali tumbuh menguat, dari 5,0 persen (yoy) pada November 2021 menjadi 6,1 persen (yoy) pada Desember 2021.

BERITA VIDEO: Bentrok di Sorong: 11 Korban Meninggal di Tempat Karaoke Double O

Kinerja KMK terutama didorong sektor Industri Pengolahan, serta sektor Keuangan, Real Estat, dan Jasa Perusahaan.

Sementara itu, pertumbuhan Kredit Konsumsi (KK) terus menunjukan akselerasi, dari 4,1 persen (yoy) pada November 2021 menjadi 4,6 persen (yoy), disebabkan oleh akselerasi penyaluran kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan kredit Multiguna.

Di sisi lain, Kredit Investasi (KI) pada Desember 2021 mengalami pertumbuhan yang melambat, dari 3,5 persen (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 3,2 persen (yoy).

Penyaluran kredit kepada UMKM pada Desember 2021 tumbuh sebesar 12,3 persen (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya (3,1 persen, yoy), terutama pada kredit skala mikro dan kecil.

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved