Varian Omicron

Politisi PKS Desak Kemenkes Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Lonjakan Kasus Covid-19

Politisi PKS Kurniasih Mufidayati was-was melihat perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia yang melonjak. Sementara Kemenkes tak terlalu bergerak.

Editor: Valentino Verry
dpr.go.id
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati khawatir pada kasus Covid-19 saat ini yang melonjak, sementara pemerintah terkesan melonggarkan semua aktivitas. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bergerak cepat mengatsi lonjakan kasus positif virus Covid-19.

Kurniasih meyakini jika dibiarkan seperti ini, gelombang ketiga virus Covid-19 seperti yang dikhawatirkan bakal terjadi.

“Jangan sampai terlambat dan jangan sampai kasus Juni Juli tahun lalu terulang lagi," kata Mufida, Senin (24/1/2022).

"Adanya kasus konfirmasi omicron meninggal dengan komorbid dan mulai lagi kasus harian di atas 3.000 adalah alarm untuk peningkatan level kewaspadaan," imbuhnya.

Baca juga: Achmad Megantara Berpacaran Diam-diam hingga Menikah agar Istri tak Kaget

Mufida menyebut, sejak pelonggaran PPKM terlihat kebijakan yang tidak sinkron antar kementerian.

Misalnya soal karantina, pencabutan pembatasan saat Nataru, pencabutan larangan masuk bagi 14 negara asal Omicron justru pada saat kasus Omicron di Indonesia tengah naik.

Mufida juga menyarankan beberapa wilayah yang mengalami peningkatan kasus cukup signifikan seperti DKI Jakarta tidak memaksakan kebijakan PTM 100 persen.

Sebab beberapa daerah tidak berani mengurangi kapasitas PTM 100 persen karena menjadi kebijakan dari pusat.

"Kasus Omicron sudah banyak datang dari luar negeri termasuk satu dari dua yang meninggal juga pelaku perjalanan luar negeri. Kita justru malah membuka pintu bagi semua negara untuk masuk," ujarnya.

Baca juga: Akhirnya Pasar Tradisional Binaan Pasar Jaya Jual Minyak Goreng Murah

Berdasarkan data, sejak 15 Desember hingga saat ini secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia.

Bukan hanya Omicron, varian Delta dan varian lain yang sudah ada di Indonesia juga masih ada di Indonesia.

"Laporan perawatan rumah sakit juga menunjukkan tren meningkat kembali. Pemerintah seharusnya menentukan parameter, saat tercapai indikator apa harus segera ditarik rem darurat" katanya.

Mufida kembali mengajak publik untuk tingkatkan disiplin menegakkan protokol kesehatan.

Dia melihat pemakaian masker dan kebiasaan mencuci tangan sudah mulai kendor terutama di ruang-ruang publik.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved