Berita Nasional

Dipolisikan hingga Diburu Warga Kalimantan, Edy Mulyadi Minta Maaf soal Pernyataan 'Jin Buang Anak'

Edy Mulyadi meminta maaf terkait ucapannya yang menyinggung masyarakat Kalimantan karena mengibaratkan lahan IKB

Editor: Feryanto Hadi
Youtube
Fakta Edy Mulyadi menghina Ibukota hingga Prabowo 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Pernyataan Edy Mulyadi yang dinilai menghina Kalimantan mendapatkan kecaman luas.

Aksi demonstrasi dan protes terjadi di sejumlah lokasi di Kalimantan.

Bahkan, di media sosial, tagar #tangkapEdiMulyadi menggema.

Ribuan warganet meminta polisi segera menangkap Edi yang dinilai menghina masyarakat yang tinggal di Kalimantan.

Bahkan, sejumlah video ancaman kepada Edy Mulyadi viral.

Baca juga: Novianti Maulani Pilih Mundur dari Pengurus PDIP, Martabatnya sebagai Orang Sunda Direndahkan

Edy ditantang berduel dengan seorang yang mengaku tersinggung atas ucapan Edy.

Sementara itu, Edy Mulyadi mengunggah video pernyataan meminta maaf atas pernyataanya itu meski dengan dalih istilah 'jin buang anak' adalah sebutan untuk daerah yang jauh.

Melalui saluran Youtube Bang Edy Channel, Edy Mulyadi meminta maaf terkait ucapannya yang menyinggung masyarakat Kalimantan karena mengibaratkan lahan IKB (Ibu Kota Negara) di Penajam Paser Utara, Kaltim  sebagai tempat jin buang anak.

Dia mengatakan istilah 'jin buang anak' itu adalah untuk menggambarkan tempat atau daerah yang jauh dari pusat keramaian.

Baca juga: PKS: Edy Mulyadi Pernah Jadi Caleg pada Pemilu 2019 tapi Setelah Itu Tidak Aktif di Kepengurusan

"Jangankan Kalimantan, dulu Monas itu disebut tempat 'jin buang anak'. Maksudnya untuk menggambarkan tempat yang jauh," ujar Edi lewat akun Youtube Bang Edy Channel, Senin (24/1/2022).

Ia juga mengibaratkan tempat lainnya yang sangat jauh seperti wilayah Bumi Serpong Damai (BSD).

"Contohnya BSD (Bumi Serpong Damai). Itu pada era 1980-1990-an termasuk tempat Jin Buang Anak. Tapi bagaimana pun jika teman di Kalimantan merasa terganggung, saya minta maaf," katanya.

Edy kembali menekankan bahwa ucapan tempat jin buang anak tidak bermaksud untuk menghina.

Ia bersikukuh bahwa perkataannya yang kontroversial itu semata-mata untuk menggambarkan tempat yang sangat jauh dari keramaian. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved