Arteria Dahlan

Hindari Penurunan Suara, PDIP Jawa Barat Telah Memberikan Sanksi yang Tegas Terhadap Arteria Dahlan

Pernyataan kontroversi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Arteria Dahlan, memicu reaksi masyarakat Sunda, termasuk di wilayah Karawang.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Muh Azzam
Ketua DPC PDI-P Karawang, Pipik Taufiq Ismail, prihatin pada sikap Arteria Dahlan yang tak bersahabat pada orang Sunda. Karena hal itu bisa berdampak negatif pada perolehan suara PDIP di Karawang. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Pernyataan kontroversi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Arteria Dahlan, memicu reaksi masyarakat Sunda, termasuk di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Ribuan massa tergabungan dalam Aliansi Sunda Karawang menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Karawang meminta Arteria Dahlan dicopot.

Saat ditanya adanya ulah Arteria Dahlan akan berpotensi terhadap elektabilitas Partai PDI Perjuangan (PDIP) di Karawang pada 2024, Ketua DPC PDI-P Karawang, Pipik Taufiq Ismail mengatakan bahwa berpengaruh atau tidaknya tidak bisa ditentukan dari sekarang, karena kontestasi politik akan digelar di tahun 2024.

"Kita ketahui 2024 masih lama. Berpengaruh atau tidaknya itu semua publik yang menilai," kata Pipik pada Sabtu (22/1/2022).

Baca juga: Politisi PDIP Karawang Ketar-ketir Suara Gembos Akibat Ulah Arteria Dahlan

Baca juga: Ono Surono Was-was Suara PDIP Gembos di Jawa Barat Akibat Ulah Arteria Dahlan

Baca juga: Arteria Dahlan Singgung Bahasa Sunda, Lodewijk Paulus: Mari Saling Hormat dan Jaga Kearifan Lokal

Diakui Pipik bahwa suara PDIP Karawang pada pemilu 2019 berkurang dibandingkan 2014. Pada 2014 mendapatkan 9 kursi dan sebagai partai pemenang di Karawang.

Akan tetapi, pada 2019 jumlah kursi merosot menjadi 6 dan bukan menjadi partai pemenang di Karawang.

"Tetapi sekali lagi itu publik yang menilai. Tetapi yang jelas, kami PDIP mengambil langkah tegas terkait permasalahan ini," ujar Pipik.

BERITA VIDEO: Mahalini Wajahnya Terpampang di Times Square New York

Pipik menilai bahwa dalam menyikapi permasalahan tersebut, internal partai PDIP Jawa Barat telah mengambil sikap untuk memberikan sanksi yang tegas terhadap Arteria Dahlan.

Begitu juga DPC Karawang meminta agar Arteria Dahlan mendapatkan sanksi tegas.

Sebab, pernyataan yang disampaikan Arteria Dahlan juga tentu melanggar kode etik dan disiplin partai.

"Karena, PDIP merupakan partai yang selalu menghargai kebhinekaan. Tindakan Arteria Dahlan tidak mencerminkan itu," tutur Pipik.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved