Pameran Lukisan Creative Freedom to The Heal the Nation 2 di Perpusnas hingga 25 Januari 2022

Pameran ini dibuka dari tanggal 15 Januari- 25 Februari 2022, di Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Nasional

istimewa
Pameran bertajuk “Creative Freedom to The Heal the Nation # 2” digelar di gedung Perpustakaan Nasional 15 Januari - 25 Februari 2022 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Setelah sukses pada gelaran pameran seni rupa tahun lalu, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia kembali mendukung penyelenggaraan pameran bertajuk “Creative Freedom to The Heal the Nation # 2”

Pameran ini dibuka dari tanggal 15 Januari- 25 Februari 2022, di Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Peran Perpustakaan Nasional sebagai institusi perawat peradaban dapat dimaknai dengan menyediakan ruang bagi seniman dan masyarakat dalam mengekspresikan karya-karyanya.

Seni rupa sebagai elemen dari kebudayaan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari nilai kearifan lokal dan kearifan alam.

Baca juga: Pelukis Fitrajaya Nusananta Tampilkan Figur Super Hero di Pameran Lukisan Bersama di Perpusnas

Kehidupan masyarakat dalam berbudaya berangkat dari dimensi nilai-nilai tradisional maupun perkembangan kemajuan zaman yang tidak terelakkan.

Seni rupa nusantara adalah bentuk kesenian yang tumbuh dan berkembang dari seluruh daerah tercermin dari bahasa, budaya, dan keistimewaan alam eksotis dan wilayah yang mencakup Indonesia.

Beragam bentuk kesenian nusantara hingga hari ini tumbuh berdasarkan hasil budaya masyarakat, diwilayah yang sesuai dengan adat istiadat serta kondisi lingkungan geografisnya.

Pada pameran Creative Freedom To Heal The Nation #2 dari semua bentuk dan jenis seni rupa yang ada terdapat beberapa diantara yang merupakan karya-karya dari beberapa seniman di Indonesia.

Baca juga: Pelukis Fitrajaya Nusananta Gelar Pameran Tunggal Memoir Of The Old Master di Galeri  Kunstkring

Mereka memiliki beberapa tema dan gaya atau aliran dalam seni rupa.

Nilai estetika yang terkandung didalam pameran ini adalah membaca konstilasi seni rupa Indonesia dalam bingkai pameran ini.

Sebuah pameran seni rupa merupakan wujud dari pernyataan rasa batin yang dilatar belakangi satu pandangan idealisme dan prinsip yang di anut senimannya.

Juga atas situasi dan kondisi politik pada jamannya. Inivasi seni atas pengaruh perkembangan jaman dan teknologi memungkinkan para seniman untuk bereksperimentasi dari segi teknik dan bahan dalam menciptakan karya seni.

Juga ketertarikan perupa pada lingkungannya atau perjalanan budaya dan kesenian yang melekat pada dirinya menjadi sumber spirit proses penciptaan.

Kecenderungan humanisme pada tema realisme selalu berdekatan dengan politik dan sejarah, latar belakang awalnya adalah ketika Raden Saleh Sjarif Boestaman adalah pionir seni rupa Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved