Ibu Kota Pindah

Kepala Otorita Nusantara Dinilai Tak Perlu Latar Belakang Arsitek, Diharapkan Tidak Pernah Berkasus

Sehingga, yang dibutuhkan adalah orang hebat dan kuat, serta paham tata kota dan tata wilayah.

Editor: Yaspen Martinus
Biro Pers Setpres
Presiden Jokowi mengungkapkan kriteria calon pemimpin Nusantara, ibu kota baru Indonesia, berlatar belakang kepala daerah dan arsitek. Ia meminta warga untuk bekerja di rumah dan tidak pergi ke luar negeri, saat memberikan pernyataan di Istana Kepresidenan Bogor, Kota Bogor, pada Selasa (18/1/2022). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kriteria calon pemimpin Nusantara, ibu kota baru Indonesia, berlatar belakang kepala daerah dan arsitek.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin menilai, sosok arsitek yang disebutkan Presiden Jokowi bisa saja benar-benar arsitek.

Atau, bisa juga arsitek dalam artian tokoh yang berpengalaman dalam tata kelola.

Baca juga: Nomor Polisi Lima Mobil Arteria Dahlan Sama, IPW: Ini Pelanggaran Hukum, Polisi Jangan Diam!

"Arsitek dalam arti tokoh atau figur yang punya pengalaman atau jam terbang dalam rancang bangun dan tata kelola suatu kota," kata Ujang saat dihubungi Tribunnews, Jumat (21/1/2022).

Ujang juga menyarankan, jika berbicara soal berlatar belakang arsitek, mestinya itu tidak perlu lagi.

Sebab, kata Ujang, pemerintah sudah tahu dan sudah punya blue print terkait IKN.

Baca juga: KPU Berharap DPR Putuskan Jadwal dan Tahapan Pemilu 2024 pada Masa Sidang Saat Ini

Sehingga, yang dibutuhkan adalah orang hebat dan kuat, serta paham tata kota dan tata wilayah.

"Kita lihat saja nanti siapa yang akan dipilih Jokowi, karena semuanya tergantung Jokowi," ucap Ujang.

Terkait keputusan akan memilih sosok arsitek atau bukan, Ujang menyebut sepenuhnya ada di tangan Presiden.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 20 Januari: Rekor Tertinggi di 2022, Pasien Positif Tambah 2.116 Orang

Ujang mengingatkan agar tokoh yang dipilih Jokowi tak pernah terlibat dalam kasus tertentu.

"Carilah tokoh yang cocok dan tak pernah kena kasus, agar semuanya berjalan mulus," saran Ujang.

Presiden Joko Widodo sebelumnya mengungkap kriteria calon pemimpin ibu kota yang bernama Nusantara. 

Baca juga: Lima Mobilnya Punya Pelat Nomor Sama, Arteria Dahlan Bilang Itu Cuma Tatakan

Hal itu disampaikan Kepala Negara saat bertemu beberapa pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/1/2022). 

"Paling tidak pernah memimpin daerah dan punya background arsitek," ucap Jokowi. (Fransiskus Adhiyuda)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved