Ibu Kota Baru

Presiden Jokowi Putuskan Nasib Ahok Dua Bulan ke Depan untuk Jadi Pemimpin Ibu Kota Baru

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kini harap-harap cemas, apakah dipilih Prsiden Jokowi atau tidak untuk memimpin IKN Nusantara.

Editor: Valentino Verry
Instagram @basukibtp
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok alias BTP calon kuat Kepala Otorita IKN Nusantara. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Publik harus bersabar siapa gerangan yang akan dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Kepala Otorita IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara.

Sebab, RUU IKN telah disahkan menjadi Undang-undang (UU) melalui rapat paripurna DPR RI, Selasa (18/1/2022).

Dalam UU IKN Pasal 10 Ayat (3) disebutkan ketentuan mengenai penunjukkan dan pengangkatan Kepala Otorita IKN.

Maka, dalam tempo kurang dari dua bulan setelah pengesahan RUU IKN ini Kepala Otorita IKN Nusantara harus sudah dipilih.

Baca juga: Bisnis Minuman Gibran Rakubuming Dapat Suntikan Rp 71 M, Si Pemodal Kasih Pembelaan

Sejauh ini ada empat calon, yakni mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.

Kemudian mantan Bupati Banyuwangi yang baru saja dilantik sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Abdullah Azwar Anas.

Juga Bambang Brodjonegoro, mantan Menteri Riset dan Teknologi.

Satu calon lagi adalah mantan Direktur Utama Wijaya Karya (WIKA), Tumiyana.

Mantan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.
Mantan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. (Antaranews.com)

"Untuk pertama kalinya, Kepala Otorita IKN Nusantara dan Wakil Kepala Otorita IKN Nusantara ditunjuk dan diangkat oleh Presiden paling lambat 2 (dua) bulan setelah Undang-Undang ini diundangkan," bunyi Pasal 10 Ayat (3) UU IKN.

Sementara itu, mengacu Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, UU yang disahkan DPR memerlukan tanda tangan presiden untuk diundangkan.

Namun, apabila presiden tak memberikan tanda tangan, UU itu akan tetap berlaku 30 hari pasca pengesahan di DPR.

Dengan ketentuan tersebut, maka Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN ditunjuk dan diangkat presiden selambat-lambatnya 18 April 2022.

Yakni dua bulan pasca diundangkannya UU IKN pada 18 Februari 2022.

Mantan Menteri Riset dan Teknologi/ Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro.
Mantan Menteri Riset dan Teknologi/ Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro. (Tribunnews.com)

Untuk diketahui, Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN bakal memegang jabatan selama lima tahun ke depan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved