Ibu Kota Baru

Empat Calon Pemimpin Ibu Kota Baru Miliki Harta Berlimpah, Ahok Punya Utang Terbesar Rp 10,7 Miliar

Publik mulai menyoroti rekam jejak empat calon pemimpin ibu kota baru, salah satunya yang menonjol adalah Ahok. Simak yuk harta kekayaan mereka.

Editor: Valentino Verry
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi calon kuat pemimpin ibu kota baru di Kslimantan Timur. 

1. Bambang Brodjonegoro

Mantan Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro.
Mantan Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro. (Kompas.com/Ghinan Salman)

Rekam jejak pemilik nama Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro di pemerintahan Jokowi cukup panjang.

Di periode pertama Jokowi menjabat, Bambang diberi tugas sebagai Menteri Keuangan.

Namun, ia kena reshuffle pada Juli 2016 dan dipindah menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN).

Saat menjabat sebagai Menteri PPN, ia menggawangi rencana pemindahan ibu kota bahkan disebut sebagai satu tokoh kunci dalam pemindahan ibu kota.

Di periode kedua, Jokowi masih mempertahankan Bambang dan menggesernya ke pos Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Namun, setelah Kementerian Riset dan Teknologi kini dilebur dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ia memilih mundur dari Kabinet Jokowi.

Setelah tak lagi berada di kabinet, Bambang Brodjonegoro memilih balik ke dunia pendidikan. Ia mengajar sebagai guru besar di Universitas Indonesia.

Namun, Menteri BUMN Erick Thohir memilih Bambang untuk menduduki posisi sebagai Komisaris Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Dalam LHKPN yang dilaporkan pada 7 September 2021, Bambang memiliki harta kekayaan senilai Rp 36.732.346.209.

Hartanya disumbang paling banyak dari kepemilikan empat tanah di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Melbourne, Australia.

Totalnya Rp 29.695.506.738.

Bambang memiliki tiga unit mobil dengan nilai Rp 893 juta.

Aset lain yang ia miliki adalah harta bergerak lainnya Rp 212.465.000, surat berharga Rp 1.388.113.968, serta kas dan setara kas Rp 5.391.049.527.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved