Luhut Lapor Polisi

Ini Alasan Polisi Jemput Paksa Haris Azhar dan Fatia   

Menurut Auliansyah, Haris dan Fatia tidak hadir dalam pemeriksaan tanggal 23 Desember 2021 dan tanggal 6 Januari 2022. 

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Desy Selviany
Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (6/1/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Polda Metro Jaya menjelaskan alasan mengapa pihaknya menjemput paksa aktivis HAM Haris Azhar dan Koordinator Kontras Fatia Maulidiyanti

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan penjemputan paksa pada Selasa (18/1/2022) pagi, lantaran Haris dan Fatia dianggap tidak kooperatif dalam pemeriksaan. 

Keduanya tidak hadir dalam dua pemanggilan yang sudah dijadwalkan penyidik. 

"Untuk kepentingan penyidikan, saksi HA dan FA dua kali tidak hadir dengan alasan yang tidak patut dan wajar," ujar Auliansyah dalam keterangannya Selasa (18/1/2022). 

Maka kata Auliansyah, sesuai dengan mekanisme KUHAP penyidik Ditkrimsus Polda Metro Jaya membawa surat perintah untuk membawa dan menghadirkan saksi. 

Menurut Auliansyah, Haris dan Fatia tidak hadir dalam pemeriksaan tanggal 23 Desember 2021 dan tanggal 6 Januari 2022. 

Padahal kata Auliansyah, pemanggilan tanggal 6 Januari 2022 dimaksud tersebut sudah disesuaikan dengan jadwal dan waktu yang ditentukan saksi. 

Baca juga: Fadli Zon: Usul Saya Nama Ibu Kota Baru Jokowi, Nusantara Kurang Cocok

Baca juga: Ardhito Pramono Jalani Assessment di BNNP DKI Jakarta, Mengaku Sehat Usai Ditangkap Terkait Narkoba

Baca juga: Politisi PDIP Mendukung Penuh Apindo Berani Gugat Anies Baswedan soal UMP DKI ke PTUN

"Kemudian keduanya mengajukan lagi surat permohonan pemeriksaan tanggal 7 Februari 2022 dengan alasan tidak dapat meninggalkan pekerjaan," jelas Auliansyah. 

Hal itulah yang melatarbelakangi penyidik jemput Fatia dan Haris pada Selasa pagi.

Dari pejemputan itu, Auliansyah mengaku sudah melakukan tindakan persuasif dan dialog kepada keduanya. 

Hasilnya, disepakati, Fatia dan Haris akan hadir ke Polda Metro Jaya Selasa ini pukul 11.00 WIB. 

Baca juga: Survei LSI: Partai Golkar dan Airlangga Hartarto Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Baca juga: Ahok Kandidat Kuat Jabat Kepala Otorita Ibu Kota Baru, setelah Presiden Jokowi Beri Nama Nusantara

Baca juga: Haris Azhar dan Fatia Tolak Penjemputan Paksa oleh Polisi, Buntut dari Berkonflik dengan Luhut

"Sehingga penyidik Ditkrimsus Polda Metro Jaya tidak membawa paksa keduanya," jelasnya. 

Sebelumnya aktivis HAM Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti hendak dijemput paksa oleh kepolisian. 

Direktur YLBHI M Isnur mengatakan bahwa ia dan Fatia didatangi sekira lima polisi di kediaman rumah masing-masing. 

Keduanya didatangi aparat polisi pada Selasa (18/1/2022) sekira pukul 08.00 WIB. 

Baca juga: Profil Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok di Pluit Punya Kemampuan Khusus yang Luar Biasa

Baca juga: Ardhito Pramono Jalani Assessment di BNNP DKI Jakarta, Segera Masuk Panti Rehabilitasi?

"Pagi ini ada lima Polisi datang ke tempat tinggal Fatia KontraS mau jemput dan bawa ke Polda, alasan mau jemput paksa untuk pemeriksaan," ujar Isnur dalam keterangannya Selasa (18/1/2022). 

Namun kata Isnur, Fatia dan Haris menolak dijemput paksa dan memilih akan datang sendiri ke Polda Metro Jaya pada hari ini pukul 11.00 WIB. 

Menurut Isnur, upaya ini sebagai tindak kriminalisasi kepolisian dan Luhut atas kasus dugaan pencemaran nama baik itu. (Des)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved