Breaking News:

Berita Video

VIDEO Wanita yang Tewas di Hotel Kawasan Teluk Naga Ternyata Menderita Empat Penyakit

"Jadi dapat dipastikan, bahwa penyebab kematian korban bukan karna benda tumpul atau kekerasan fisik, melainkan karena yang bersangkutan menderita pen

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, Tangerang - Porles Metro Tangerang Kota menyampaikan hasil autopsi atas penemuan tewasnya seorang wanita di salah satu hotel di kawasan Teluk Naga, Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Komarudin mengatakan, autopsi tersebut dilakukan guna memastikan penyebab atas tewasnya wanita tersebut.

Dari hasil autopsi, ditemukan penyebab dari kematian wanita tersebut lantaran menderita empat penyakit, yakni Pankreatitis Kronis, Bronkiolitis, Perlemakan Hati dan Glomerulonefritis.

"Terkait dengan kasus penemuan mayat di salah satu hotel yang ada di wilayah Polsek Teluk Naga, kita melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian dari korban. Dari hasil autopsi yang kami peroleh korban menderita empat penyakit yang menjadi penyebab kematiannya," ujar Kombes Pol Komarudin saat memberikan keterangan, Jumat (14/1/2022).

"Jadi dapat dipastikan, bahwa penyebab kematian korban bukan karna benda tumpul atau kekerasan fisik, melainkan karena yang bersangkutan menderita penyakit," imbuhnya.

Komarudin juga menjelaskan, pihaknya juga telah meringkus seorang pria berinisial R, yang merupakan teman dari seorang wanita berinisial S yang ditemukan tewas pada hotel tersebut, di kawasan Pandeglang, Banten.

"Berkaitan dengan kasus tewasnya seorang wanita di salah satu hotel di kawasan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, kita sudah mengamankan seorang pria berinisial R, dia kita amankan di daerah Pandeglang, Banten," ungkap Komarudin.

Lebih lanjut Komarudin menjelaskan kronologi kasus tersebut, bermula ketika S dan R menginap di salah satu hotel.

Kemudian, pada Kamis dinihari kemarin, R menemukan S tidak sadarkan diri dengan kondisi mulut berbusa.

Selanjutnya, R membawa S ke Rumah Sakit BUN dan kemudian melarikan diri, hingga akhirnya ditangkap pihak kepolisian.

"Pelaku berinisial R inilah yang kemarin bermalam sama S, dan kemudian membawa ke rumah sakit, setelah itu di menghilang, yang akhirnya sudah kita tangkap," jelasnya.

Akibat perbuatannya, R disangkakan dengan pasal 363 KUHP karena mengambil harta milik korban berupa uang setelah meninggal dunia.

"Sementara untuk saat ini R dikenakan pasal 363 KUHP, pencurian dengan pemberatan. Kita kenakan pasal itu, karena setelah mengetahui S meninggal dunia, yang bersangkutan membawa atau mengambil uang milik korban," tutup Kombes Pol Komarudin. (M28)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved