Breaking News:

Virus Corona

Satgas: Covid-19 Tak Bisa Diselesaikan Hanya dari Faktor Kesehatan

Ia menambahkan, kondisi saat ini keuntungannya adalah di mana kemarin sudah sangat kuat kampanye tentang 3M, serta kampanye tentang 3T.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/FITRI WULANDARI
Kepala Sub Bidang Tracing Satgas Penanganan Covid-19 Koesmedi Priharto mengatakan, varian Omicron tidak berbeda dengan kasus Covid-19 secara keseluruhan. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kepala Sub Bidang Tracing Satgas Penanganan Covid-19 Koesmedi Priharto mengatakan, varian Omicron tidak berbeda dengan kasus Covid-19 secara keseluruhan.

Sebab, masih satu keluarga SARS-CoV-2.

Namun, kata Koesmedi, yang paling penting, masing-masing punya ciri khas, seperti varian Delta lebih berat penyakitnya, tetapi daya tularnya tidak sekuat varian Omicron.

Baca juga: Ubedilah Badrun Tolak Minta Maaf Meski Dipolisikan karena Laporkan Dua Putra Jokowi ke KPK

Hal itu disampaikan Koesmedi saat diskusi bertajuk 'Bersiap Menghadapi Gelombang Omicron' yang disiarkan Polemik Trijaya, Sabtu (15/1/2022).

"Walaupun semua punya efek penularan dan semua punya efek yang berbahaya terhadap masing-masing orang," ucap Koesmedi.

Ia menambahkan, kondisi saat ini keuntungannya adalah di mana kemarin sudah sangat kuat kampanye tentang 3M, serta kampanye tentang 3T.

Baca juga: Usut Kontrak Bermasalah Pengadaan Satelit di Kemenhan, Kejagung Belum Niat Periksa Ryamizard Ryacudu

Kemudian, pemberian vaksin kepada masyarakat serta daya hidup masyarakat yang sudah mulai membaik.

"Walaupun saya tidak berani meyakini, tetapi punya paling tidak protektif diri paling kuat daripada awal-awal kita menghadapi Covid itu sendiri," ulasnya.

Koesmedi menekankan, masalah Covid-19 tidak bisa diselesaikan hanya dari faktor kesehatan.

Baca juga: Belum Tentu Kasus Korupsi, Jaksa Agung Bilang Pengadaan Pesawat Garuda Bisa Jadi Cuma Risiko Bisnis

Tetapi, butuh kerja sama seluruh lapisan masyarakat dalam mencegah penularan semakin luas.

"Budaya kita yang namanya gotong royong. Jadi tidak bisa hanya tergantung pada kesehatan, tetapi unsur lain tidak kita lakukan," papar Koesmedi. (Fransiskus Adhiyuda)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved