Breaking News:

Seragam Satpam

Seragam Satpam Bakal Ganti Warna, Aji dan Ozi Berharap Tidak Harus Membeli

Pemerintah akan mengubah warna seragam satpam secara nasional, kini banyak petugas satpam yang mulai khawatir harus membeli sendiri.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
Ilustrasi - Pemerintah berniat untuk mengganti seragam satpam yang kini menyerupai polisi. 

WARTAKOTALIVE.COM< JAKARTA - Isu pergantian seragam satpam yang saat ini warnanya mirip dengan polisi hangat diperbincangan di sosial media dan masyarakat luas.

Sebab, banyak anggapan masyarakat sulit membedakan antara polisi dengan satpam.

Baca juga: Presiden Joko Widodo Sebut Sebanyak 56 Bendungan Bakal Selesai Dibangun Hingga Akhir Tahun 2024

Salah satu satpam yang bertugas di perkantoran kawasan Jakarta Selatan, Aji meminta agar seragam yang sudah ada jangan diganti.

Sebab, jika ada pergantian seragam lagi, maka seluruh satpam harus mengeluarkan uang untuk membeli seragam baru.

"Menurut saya, seragam tidak usah diganti-ganti lagi, kasihan anggota satpam harus merogoh kocek lagi buat beli seragam yang baru, kalau digratiskan sih enggak masalah," katanya kepada Wartawakotalive.com, Jumat (14/1/2022).

Kemudian, ada kelebihan dari seragam satpam berwarna coklat yaitu tidak mudah luntur atau terlihat kusam.

Karena seragam biru dongker atau warna lama mudah luntur dan tentunya tidak kelihatan gagah seperti satpam.

Baca juga: Akhmad Marjuki Was-was Hadapi Cuaca Ekstrem, Minta OPD Bersinergi Antisipasi Bencana Banjir

Meski begitu, Aji juga menilai ada kekurangan dari seragam coklat yang saat ini dipakai yaitu sulit membedakan polisi atau security.

"Misalnya kalau sedang dalam perjalanan (naik motor red) terkadang ada oknum yang ugal-ugalan, kita tidak tahu itu anggota polisi apa security, soalnya pakai jaket dan cuma keliatan celananya saja, nah itu bisa berpengaruh ke citra polisi," tegasnya. 

Sementara itu, Ozi mengaku tidak masalah jika seragam security warna coklat akan diganti dengan warna lain.

Karena baginya, perubahan seragam tidak mengubah nasibnya karena tetap menjadi security.

"Ya mau ganti warna apapun, security tetap security," katanya.

Baca juga: Saat Musim Hujan, Pelanggan PDAM Tirta Benteng Kesulitan Air Bersih, Mandi Terpaksa Beli Air Galon

Tapi, kata Ozi dirinya merasa berat jika pihak jasa penyedia security membebankan seragam kepada dirinya.

Karena upah sebagai security di tempatnya hanya cukup untuk biaya hidup keluarganya selama satu bulan.

"Jangan bebanin seragam kepada kita-kita, mudah-mudahan usulan pergantian ada solusi yang diberikan, misalnya seragam tidak usah bayar atau beli," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved