Breaking News:

Seragam Ganti Warna, 2 Satpam Berharap Tidak Harus Membeli Lagi, Gaji Cuma Cukup Buat Makan Sebulan

Menanggapi rencana penggantian warna seragam satpam, dua anggota satpam bernama Aji dan Ozi berharap tidak perlu membeli seragam lagi.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Max Agung Pribadi
beritasatpam.id
Seragam baru satpam. 

WARTAKOTALIVE.COM, TAMANSARI - Isu pergantian seragam security yang saat ini warnanya mirip dengan polisi hangat diperbincangan di sosial media dan masyarakat luas.

Sebab, banyak anggapan masyarakat sulit membedakan antara polisi dengan security.

Salah satu security yang bertugas di perkantoran kawasan Jakarta Selatan Aji meminta agar seragam yang sudah ada jangan diganti.

Baca juga: Seragam Mirip Polisi, Satpam di Depok Percaya Diri Lewati Razia

Sebab, jika ada pergantian seragam lagi maka seluruh security harus mengeluarkan uang untuk membeli seragam baru.

"Menurut saya, seragam tidak usah diganti-ganti lagi, kasihan anggota security harus merogoh kocek lagi buat beli seragam yang baru, kalau digratiskan sih enggak masalah," kata dia kepada Wartawakotalive.com, Jumat (14/1/2022).

Kemudian, ada kelebihan dari seragam security berwarna coklat yaitu tidak mudah luntur atau terlihat kusam.

Karena seragam biru dongker atau warna lama mudah luntur dan tentunya tidak ada kelihatan kegagahan seperti security.

Meski begitu, Aji juga menilai ada kekurangan dari seragam coklat yang saat ini dipakai yaitu sulit membedakan polisi atau security.

"Misalnya kalau sedang dalam perjalanan (naik motor red) terkadang ada oknum yang ugal-ugalan, kita tidak tahu itu anggota polisi apa security, soalnya pakai jaket dan cuma keliatan celananya saja, nah itu bisa berpengaruh ke citra polisi," tegas dia. 

Sementara itu, Ozi mengaku tidak masalah jika seragam security warna coklat akan diganti dengan warna lain.

Karena baginya, perubahan seragam tidak mengubah nasibnya karena tetap menjadi security.

"Ya mau ganti warna apapun, security tetap security," kata dia.

Tapi, kata Ozi dirinya merasa berat jika pihak jasa penyedia security membebankan seragam kepada dirinya.

Karena upah sebagai security di tempatnya hanya cukup untuk biaya hidup keluarganya selama satu bulan.

"Jangan bebanin seragam kepada kita-kita, mudah-mudahan usulan pergantian ada solusi yang diberikan, misalnya seragam tidak usah bayar atau beli," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved