Rekayasa Lalin Kawasan Glodok, Dari arah Kota Tua Dimulai Dari Depan Hotel Novotel Hingga Citywalk

rekayasa lalu lintas Jalan Gajah Mada dari arah Kota Tua dimulai dari depan Hotel Novotel hingga Citywalk.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/Desy Selviany
Konstruksi tanah yang lembek dan rawan banjir menjadi tantangan dalam pembangunan proyek MRT fase 2A. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT MRT akan memberlakukan rekayasa lalu lintas kendaraan di kawasan Glodok, Jakarta Barat selama hampir lima bulan dari Sabtu (15/1/2022) sampai Senin (31/5/2022).

Rekayasa lalin dilakukan sebagai dampak konstruksi Stasiun Glodok MRT Jakarta di bawah tanah yang menjadi bagian dari paket kontrak CP 203 Fase 2A.

Corporat Secretary Division Head PT MRT Jakarta Rendi Alhial mengatakan, ada beberapa cakupan pekerjaan yang akan dilakukan Jalan Gajah Mada, Glodok.

Mulai dari pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) Halte Transjakarta Glodok, proteksi tanah, pekerjaan guide wall dan D-wall serta pekerjaan struktur Stasiun Glodok.

Kata dia, rekayasa lalu lintas Jalan Gajah Mada dari arah Kota Tua dimulai dari depan Hotel Novotel hingga Citywalk.

Semula jalan tersebut memiliki tiga lajur kendaraan reguler dan satu jalur khusus Transjakarta, nantinya dibagi menjadi dua dengan konfigurasi dua lajur reguler pada sisis kiri median tengah.

Kemudian satu lajur reguler dan satu lajur camouran dengan jalur Transjakarta sisi kanan median tengah.

“Sementara di depan pertokoan setelah Citywalk kondisi lalu lintas kembali menjadi tiga lajur kendaraan reguler dan satu lajur khusus Transjakarta tanpa dipisahkan oleh median tengah,” kata Rendi berdasarkan keterangannya pada Jumat (14/1/2022).

Rendi melanjutkan, untuk rekayasan lalu lintas Jalan Hayam Wuruk arah Glodok dimulai dari depan LTC hingga Harco Glodok.

Semua jalan tersebut terdiri dari tiga lajur kendaraan reguler dan satu lajur khusus Transjakarta, akan menjadi tiga lajur kendaraan reguler serta satu lajur campuran dengan jalur khusus Transjakarta.

Baca juga: PLN UID Jakarta Raya Siap Kolaborasi untuk Keandalan Listrik MRT Jakarta

Sementara untuk halte bus eksisting Transjakarta Glodok yang semula berada pada median jalan di depan gedung HWI, akan pindah ke halte sementara Transjakarta Glodok pada median jalan di depan gedung Harco Glodok.

Penggunaan halte sementara ini dilakukan selama pembangunan Stasiun MRT Glodok, dengan begitu Transjakarta tetap dapat melayani penumpang terutama Koridor I Kota-Blok M.

“Penumpang yang akan menuju halte sementara Transjakarta Glodok dari pedestrian ruas Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk dapat menggunakan fasilitas pelican crossing yang berada di utara jembatan pasar glodok sebagai pengganti JPO eksisting,” ujarnya.

Menurutnya, CP203 merupakan salah satu segmen pekerjaan konstruksi MRT Jakarta Fase 2A yang mencakup pembangunan Stasiun bawah tanah Glodok dan Kota.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved