Breaking News:

Penculik Bocah Perempuan di Kota Tangsel Nekat Beraksi karena Terdorong Hawa Nafsu

Polisi membekuk pelaku penculikan terhadap seorang bocah perempuan berinsial A (12) di kawasan Kelurahan Bakti Jaya, Setu, Kota Tangerang Selatan.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Max Agung Pribadi
(Warta Kota/Rizki Amana
Pelaku penculikan terhadap bocah perempuan di Kelurahan Bakti Jaya, Setu, Kota Tangsel 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG SELATAN - Polisi membekuk pelaku penculikan terhadap seorang bocah perempuan berinsial A (12) di kawasan Kelurahan Bakti Jaya, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu mengatakan pelaku tersebut merupakan seorang remaja. 

"Tadi malam kita mengamankan pelaku inisial DFR seorang laki-laki berumur 22 tahun," kata Sarly saat ditemui di Mapolres Tangsel, Serpong, Jumat (15/1/2022).

Baca juga: Aksi Berani Bocah Perempuan di Kota Tangsel Berhasil Kabur dari Aksi Penculikan, Begini Kisahnya

Sarly menjelaskan kronologi aksi pencurian tersebut bermula dari pelaku yang melihat korban sedang bermain dengan teman sebayanya di kawasan Perumahan Kreasi Pamulang. 

Kala itu, pelaku berpura-pura menanyakan sebuah alamat yang dituju kepada kelompok anak-anak tersebut. 

"Pelaku ini dengan alasan tidak tahu menggunakan hp meminta kepada korban mengantarkan ke alamat tersebut. Kemudian pelaku mengajak korban menaiki motor menuju alamat tersebut ke arah Gunung Sindur (Kabupaten Bogor)," katanya. 

Baca juga: Penculikan di Tebet Diduga karena Utang Piutang Bisnis, Polisi Bekuk Pelaku di Cikarang

Kemudian sepanjang perjalanan tersebut sang anak menyadari pelaku mencoba menculik dirinya. 

Menurutnya korban tersadar akan aksi percobaan penculikan itu saat pelaku mulai meraba sejumlah bagian tubuhnya. 

"Namun dalam perjalanan karena motifnya pelaku ini akan melakukan percabulan dalam perjalanan korban merasa risih karena bagian-bagian sensitifnya sudah mulai dipegang-pegang. Sehingga bertepatan di lapangan bola yang sedang beraktivitas bermain bola korban melarikan diri dengan cara melompat," ungkapnya. 

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 83, Pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved