Breaking News:

Berita Tangerang

Sejak Akhir Tahun 2021, 22 WNA Ditolak Masuk ke Indonesia Oleh Imigrasi Melalui Bandara Soetta 

Atas penolakan masuknya mereka ke Indonesia, ke 22 WNA tersebut langsung dideportasi untuk kembali ke negara asal mereka masing-masing.

Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Lusius Genik
Suasana Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Sebanyak 22 orang Warga Negara Asing (WNA) yang ingin masuk ke Indonesia ditolak oleh pihak Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Kabid Tikim) Bandara Soekarno-Hatta, Habiburrahman mengatakan, 22 WNA yang masuk melalui bandara Soetta tersebut merupakan jumlah sejak akhir tahun lalu, yakni 29 Desember 2021 hingga 10 Januari 2022.

Puluhan WNA yang ditolak tersebut terdiri dari Inggris berjumlah 11 orang, Perancis 7 orang, Ukraina 2 orang, Angola 1 Orang, seorang lainnya berasal dari Denmark.

Baca juga: Prediksi Puncak Kasus Omicron Bakal Terjadi pada Awal Februari, Luhut: Jangan Panik dan Tetap Kompak

"Sejak tanggal 29 Desember 2021 sampai 10 Januari 2022, Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soetta Tangerang telah melakukan penolakan masuk Indonesia kepada 22 WNA yang berasal dari beberapa negara," ujar Habiburrahman dalam keterangan resminya, Kamis (13/1/2022).

"Para WNA yang kita pulangkan ke negara itu, merupakan WNA yang berasa dari beberapa negara di Eropa," imbuhnya.

Menurutnya, alasan para WNA tersebut ditolak masuk ke Indonesia adalah karena adanya surat edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 1 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: Pengurus DPC PDIP Temanggung Kembalikan Bantuan karena Merasa Dipermalukan, Begini Respon Ganjar

"Selain itu, ada juga WNA yang tidak memenuhi persyaratan SE Ditjen Imigrasi Nomor IMI-0270.GR.01.01 Tahun 2021 tentang Perubahan atas SE Ditjen Imigrasi Nomor IMI-0269.GR.01.01 Tahun 2021, tentang Pembatasan Sementara Orang Asing yang Pernah Tinggal dan/atau mengunjungi wilayah beberapa negara tertentu untuk masuk wilayah Indonesia dalam rangka pencegahan penyebaran varian baru Covid-19 B.1.1.529," kata dia.

Baca juga: Gara-gara Tak Bayar Utang, Wanita ini Disekap 15 Jam Dalam Kamar Gelap di Perumahan Ciledug Indah

"Jadi WNA yang berasal dari 14 negara mengunjungi negara yang dilarang masuk oleh pemerintah ke Indonesia, lantaran Covid-19 varian Omicron, dilarang masuk ke Indonesia," jelasnya.

Atas penolakan masuknya mereka ke Indonesia, ke 22 WNA tersebut langsung dideportasi untuk kembali ke negara asal mereka masing-masing.

"Kita langsung deportasi mereka semua dengan menggunakan maskapai yang sama saat membawa mereka tiba di Indonesia," pungkas Habiburrahman. (M28)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved