Politik Bekasi
Herkos Prihatin pada Pernyataan Ade Puspitasari yang Terkesan Merendahkan PKS
Ketua DPD PKS Kota Bekasi Heri Koswara (Herkos) menyesali pernyataan Ade Puspitasari soal kemungkinan koalisi.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara menanggapi pernyataan Ade Puspitasari yang sempat viral di media sosial.
Ade menyebutkan ketika kuning berkoalisi dengan orange, maka warna akan mati.
Ade sendiri merupakan kader Partai Golkar, yang juga putri mantan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, yang baru saja tertangkap KPK karena kasus suap.
Baca juga: DPRD Kabupaten Bekasi Minta Tambahan Lima Kursi Parlemen, Alasannya Jumlah Penduduk Meningkat
Namun, dalam video tersebut tidak disebutkan mengenai warna yang dimaksud oleh Ade tersebut.
Namun, jika merujuk pada warna partai maka kuning merupakan partai Golkar.
Sedangkan untuk warna orange diperkirakan merupakan PKS.
"Yang pertama ini terlalu dini ya, terlalu cepat lah. Seyogyanya masih jauh, jangan ada statement seperti itu, saya kira itu terlalu cepat," kata Heri Koswara, Selasa (11/1/2022).
Diungkapkan oleh Herkos sapaan Heri Koswara, jika saat ini PKS tengah melakukan persiapan langkah dalam upaya kemenangan pemilu legislatif.
Bahkan saat ini, masih dalam persiapan menyiapkan pencalegan dini, adapun targetnya dua kali lipat dari yang ada sekarang.
Disinggung mengenai nantinya Partai Golkar mengajak berkoalisi di Pemilu 2024.
Herkos tak menampik hal tersebut bisa saja terjadi di dunia politik.
Bahkan dia pun menyebut juga bisa berkoalisi dengan partai-partai yang lain.
"Ya kalau politik kita sangat mungkin bisa berkualisi dengan siapa saja dan kualisi untuk pilkada kita engga DPD, engga mandiri, walaupun kita punya keinginan ini nanti perlu ada keputusan dari DPW dan DPP," katanya.
Kendati demikian, dikatakan Herkos terkait koalisi dengan partai lain merupakan masih tahapan yang panjang untuk dibicarakan.
Baca juga: Pemkot Tangsel Menggelontor 4.000 Liter Minyak Goreng di Kecamatan Pamulang untuk Menekan Harga
Ia khawatir, hal ini justru akan mengkotak-kotakan antara partai politik yang lain.
"Saat ini kita mementingkan rakyat dulu, bagaimana pelayanan ini terus berjalan dengan baik, dengan adanya Plt. Untuk partai tugas memenangkan Pilkada dan pileg ya memang kewajibannya, tapi masih panjang," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/heri-koswara.jpg)