Kecelakaan Lalulintas
Pajero Terguling di Tol Dalam Kota Arah Pancoran, Begini Nasib 3 Penumpang
Kecelakaan bermula pada Mobil Pajero Sport berwarna putih yang hendak mengambil lajur kanan tol.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, PANCORAN -Dihalang-halangi truk boks, mobil Pajero Sport berwarna putih terguling di Tol Dalam Kota arah Pancoran kilometer (Km) 5, Jakarta Selatan pada Minggu (9/1/2022) pukul 01.00 WIB.
Anggota Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya Bripda Reinhard Batubara mengatakan kecelakaan bermula pada Mobil Pajero Sport berwarna putih yang hendak mengambil lajur kanan tol.
Namun, sebuah truk boks yang tak diketahui pelat nomornya menghalang-halangi mobil Pajero tersebut.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Yang Tewaskan Raychan Adji, Mobil Operasional Persikabo Tak Bisa Hindari Truk
"Saat truk boks melarikan diri, pengendara Mobil Pajero kagok dan banting setir ke kanan hingga kendaraan terguling," ujarnya.
Reinhard memastikan tak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut. Namun tiga penumpang Mobil Pajero alami luka-luka ringan di bagian kepala dan tangan.
Baca juga: Kapolda Metro Jaya Ungkap Selama Tahun 2021, Kecelakaan Lalin di Ibukota Jakarta Capai 7.968 Kali
Selain itu, akibat kecelakaan itu Mobil Pajero itu juga alami kerusakan hingga harus diderek ke bengkel.
Jumlah kecelakaan sepanjang 2021
Selama 2021, kecelakaan di Jakarta dan sekitarnya terjadi 7.968 kali. Angka itu diklaim turun satu persen dari tahun 2020 lalu.
Hal itu diungkapkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat rilis akhir tahun di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (30/12/2021).
"Kecelakaan turun satu persen atau sejumlah 7.968 kecelakaan dan kerugian kecelakaan lalu lintas turun 2,5 persen atau Rp15,2 Miliar," ujar Fadil.
Fadil juga mengklaim angka penilangan semakin turun dengan diterapkannya kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sejumlah ruas jalan Jakarta.
Penurunan jumlah tilang sepanjang 2021 ialah 193 ribu tilang atau turun 73,9 persen. Sementara jumlah teguran naik menjadi 490 ribu teguran atau naik 39,7 persen.
Turunnya angka penilangan yang drastis menunjukan transformasi ETLE berjalan baik.
"Harapan ke depan, setiap penggal jalan di DKI bisa tambah ETLE agar bangun lalu lintas kelas dunia, jadi enggak ada lagi komplain, denda damai, pelanggaran, masyarakat teredukasi, dan kalau lakukan pelanggaran pasti akan dikirim surat cinta oleh ETLE," harap Fadil.
Sementara itu pelanggaran lalu lintas di Ibukota masih didominasi oleh melawan arus sebanyak 53 ribu, plat nomor kendaraan tak dipasang 3.700, knalpot bising 2.276 pelanggaran, dan penggunaan rotator tak sesuai ketentuan 270 pelanggaran. (Des)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mobil-pajero-sport-berwarna-putih-terguling-di-tol-dalam-kota-arah-pancoran.jpg)