Kabar Jakarta

Ramai Isu Penjabat Pengganti Anies, Wagub DKI: Masih Lama, Nggak Usah Dibahas

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta kepada semua pihak untuk tidak membicarakan masa jabatan gubernur DKI yang masih 10 bulan lagi

Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK -  Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berakhir tahun ini.

Sejumlah nama ramai disebut bakal jadi penjabat Gubernur DKI Jakarta hingga Pilkada 2024 nanti.

Menyikapi hal itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta kepada semua pihak untuk tidak membicarakan hal tersebut. Pasalnya masa jabatan Anies masih ada 10 bulan lagi.

“Kalau soal Plt masih lama, nggak usah dibahas, nggak usah dipikirin. Masih Oktober 2022, masih 10 bulan lagi,” ucapnya, di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (8/1/2022).

Baca juga: Cerita Gubernur Anies Bersama Lego, Kucing Berkaki Tiga yang Istimewa

Justru yang terpenting saat ini adalah bagaimana supaya masyarakat di DKI Jakarta dapat hidup bahagia seperti apa yang dicita-citakan Anies ketika terpilih sebagai kepala daerah.

“Mari warga nggak usah ngurusin Plt apalagi pilkada. Mari kita urusin warga Jakarta agar maju kotanya, bahagia warganya,” ujarnya.

Untuk itu semua pihak juga sudah sepantasnya ikut serta membantu Anies menyelesaikan sisa tugas-tugasnya selama 10 bulan terakhir saat menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta.

“Mari kita bantu Pak Anies tuntaskan tugasnya agar RPJMD yang telah disusun bersama DPRD bisa selesai, bisa tuntas visi misinya,” tuturnya.

Baca juga: Platform Open League,  Ajang Komunitas Sepakbola Rasakan Liga Profesional

Sementara urusan calon penjabat Gubernur DKI Jakarta sebaiknya diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk mencari sosok yang tepat.

Adapun salah satu nama yang santer bakal jadi penjabat Gubernur DKI Jakarta yakni Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono.

Heru disebut layak memimpin DKI Jakarta pada Oktober 2022 sampai dengan 2024 karena punya pengalaman di lingkungan Pemprov DKI Jakarta seperti menjadi Wali Kota Jakarta Utara. (jhs)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved