OTT KPK

Wali Kota Bekasi Terjaring OTT KPK, Firli Bahuri: Ini Catatan Buruk

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (1/5/2022).

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (1/5/2022). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (1/5/2022).

Ketua KPK Firi Bahuri menyebut peristiwa itu menjadi catatan buruk di tengah upaya pemberantasan korupsi.

Hal itu disampaikan Firli saat berpidato dalam acara 'Deklarasi Janji Kinerja 2022' yang digelar Kementerian Hukum dan HAM.

Baca juga: WNI dari Turki Kebanyakan Wisatawan, yang dari Uni Emirat Arab Mayoritas TNI

"Kemarin kita melakukan tangkap tangan salah satu kepala daerah, yaitu Wali Kota Bekasi."

"Ini adalah catatan buruk terkait dengan upaya-upaya kita untuk pemberantasan korupsi, karena masih ada yang terlibat praktik-praktik korupsi," kata Firli di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Kamis (6/1/2022).

Firli menegaskan, di era keterbukaan saat ini, seharusnya tak ada lagi perilaku koruptif yang dilakukan para pejabat negara.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Lansia Tak Capai Target Hingga Akhir 2021, Ini Dua Faktor Penyebabnya

Dia mengingatkan, di alam demokrasi, aspek akuntabel dan transparansi dalam penyelenggaraan negara sangat penting.

"Tentulah itu mimpi buruk bagi para koruptor, karena tidak boleh ada lagi korupsi yang terjadi di era keterbukaan dan reformasi, serta demokrasi yang kita kembangkan sampai saat ini," papar Firli. (Chaerul Umam)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved