Lifestyle

Waktu Berhubungan Seks tidak Terlalu Mempengaruhi Terjadinya Kehamilan, Ini Saran Ahli

beberapa penelitian mengklaim bahwa masa subur pria akan meningkat di pagi hari lantaran produksi sperma lebih banyak dibandingkan pada malam hari.

Penulis: Joanita Ary | Editor: Lilis Setyaningsih
pexels/cottonbro
kehamilan terjadi dari sperma dan sel telur yang sehat 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -  Banyak orang yang menganggap masalah kesuburan adalah urusan perempuan.

Padahal, pria juga memiliki masa-masa subur yang akan menentukan sukses atau tidaknya proses kehamilan.

Hanya saja, masa subur pria berbeda dengan masa subur wanita yang sudah lebih umum dikenal.

Berbeda dengan masa subur seorang wanita, masa subur pria dapat diukur melalui kuantitas dan kualitas sperma, serta beberapa faktor lain yang dapat memengaruhi kesuburan.

Baca juga: Tidak Hanya Wanita, Pria pun Menurun Kesuburannya Seiring Bertambahnya Usia, Kenali Tandanya

Baca juga: Tak Usah Khawatir, Vaksin Covid-19 Tidak Menurunkan Kesuburan Pria dan Wanita

Medical Sexology dr. Binsar Martin Sinaga menjelaskan secara detail analisa sperma yang dibutuhkan untuk menentukan apakah sperma pada seorang pria dikatakan berkualitas  dan  subur

Menurut dr. Binsar hal-hal berikut ini adalah beberapa indikasi yang bisa menentukan seberapa subur seorang pria.

Kuantitas sperma
Jumlah sperma dalam sekali ejakulasi sangat berpengaruh kepada kemungkinan keberhasilan membuahi sel telur pasangannya.

Idealnya, sekali ejakulasi, seorang pria dapat mengeluarkan hingga 15 juta sel sperma per mililiter.

Jika lebih sedikit dari jumlah tersebut, maka kemungkinan bisa terjadi pembuahan sel telur juga akan menurun.

sperma yang sehat dapat membuahi sel telur
sperma yang sehat dapat membuahi sel telur (pexels/ nadezhda-moryak)

Pergerakan sperma

Pergerakan sperma atau motilitas yang baik harus memiliki gerakan yang gesit untuk mencapai dan membuahi sel telur.

Sebelum membuahi sel telur, sperma harus tetap hidup saat berenang menyeberangi leher rahim, rahim, dan saluran tuba.

Agar kemungkinan pembuahan bisa terjadi, setidaknya 40 persen sperma harus memiliki kemampuan bergerak yang baik.

Struktur sperma

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved