OTT KPK

Sampai Rabu Sore Wakil Wali Kota Tri Adhianto Belum Tahu Rahmat Effendi Ditangkap KPK

Wakil Wali Kota Tri Adhianto belum mendapat informasi sahih bahwa Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, ditangkap KPK.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Rangga Baskoro
Wakil Wali Kota Tri Adhianto belum mendapat informasi sahih bahwa Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi. Keterangan foto: Wakil Wali Kota Tri Adhianto saat berkunjung ke Situ Rawa Gede, Bojong Menteng, Rawalumbu. Menurut Tri Adhianto, Pemkot Bekasi telah menyiapkan rencana grand design infrakstruktur di sekitar Situ Rawa Gede. Salah satunya rencana membangun hotel. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN -- Kabar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Rahmat Effendi, ternyata belum sampai ke telinga Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Setidaknya sampai Rabu sore tadi.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPP PDI-Perjuangan, Sukur Nababan mewakili Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Sukur menyatakan Mas Tri belum tahu pasti Wali Kota Bekasi ditangkap oleh KPK pada Rabu (5/1) siang.

"Belum tahu kita, ini kita juga masih sibuk sama partai," kata Sukur, Rabu (5/1/2022).

Sukur memastikan dirinya dan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto belum mengetahui kabar orang nomor satu di Kota Bekasi itu ditangkap oleh KPK.

Oleh karena itu pihaknya belum mau mengomentari kabar yang berdarah tersebut.

"Saya tadi cek dengan Pak Tri juga belum tahu ya, jadi kita tidak bisa mengomentari apa yang kita tidak tahu," ujarnya.

Sebelumnya, Tim satuan tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/1/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.

Menurut informasi yang beredar, dalam OTT itu, tim satgas KPK turut mengamankan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan sejumlah pengusaha.

Informasi itu menyebutkan Rahmat Effendi dan pengusaha itu diamankan lantaran diduga terlibat transaksi suap.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan adanya OTT itu, namun belum dapat menyampaikan identitas pihak yang ditangkap.

Ali hanya menyebut pihak-pihak itu ditangkap lantaran diduga terkait dengan tindak pidana korupsi di Kota Bekasi.

"Benar, informasi yang kami peroleh, Rabu (5/1/2022) sekitar jam 2 siang, tim KPK berhasil mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kota Bekasi Jawa Barat," kata Ali saat dikonfirmasi.

Ali mengatakan, para pihak yang diringkus saat ini dibawa ke Gedung Merah Putih KPK. Mereka akan menjalani pemeriksaan intensif.

"Saat ini pihak yang diamankan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan permintaan keterangan," kata Ali.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved