Kabar Jakarta

Jumlah Kasus Kebakaran di Jakarta Utara Tahun 2021 Menurun, Penyebabnya Didominasi Listrik

Kasus kebakaran yang terjadi di wilayah Jakarta Utara mengalami penurunan pada tahun 2021 dengan jumlah sebanyak 226 kasus.

Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Kebakaran terjadi di Jalan Swasembada Barat V RT10/9, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin (3/1/2022) siang. 

WARTAKOTALIVE.COM, PADEMANGAN - Kasus kebakaran yang terjadi di wilayah Jakarta Utara mengalami penurunan pada tahun 2021 dengan jumlah sebanyak 226 kasus.

Sementara pada tahun 2020 terdapat 266 kasus kebakaran.

Kasi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu, Abdul Wahid mengatakan penurunan itu jumlahnya tidak sampai 1 persen.

"Dibandingkan tahun 2020, kasus kebakaran di Jakarta Utara pada tahun 2021 terjadi penurunan sebanyak 0,84 persen," ungkap Wahid, Selasa (4/1/2022).

Baca juga: Paska Kabar Omicron di Ruko Kalideres, Kapolres Langsung Terjunkan Satgas Covid-19

Baca juga: Sepanjang Tahun 2021, Sebanyak 348 Angkutan Umum dan Barang di Jakarta Utara Distop Operasi

Pada tahun 2021, jumlah objek yang terbakar ada paling banyak yakni bangunan perumahan dengan 73 kasus. Setelahnya 28 kasus kebakaran terjadi pada bangunan umum dan perdagangan.

“Sementara untuk bangunan industri 11 kasus, kendaraan 19 kasus dan lain-lain sebanyak 92 kasus,” kata Wahid.

Sementara tahun 2020, yang terbakar paling banyak yakni bangunan perumahan 94 kasus, bangunan umum dan perdagangan (27), lalu ada bangunan industri (14), kendaraan (16) dan lain-lain (115).

Wahid menambahkan penyebab kebakaran masih didominasi listrik.

Baca juga: Sudin Perhubungan Jakarta Utara Stop Operasi Ratusan Angkutan Umum dan Barang yang Bandel

Baca juga: Sebanyak 63 PJLP Kantor Kabupaten Kepulauan Seribu Mendapat Pembinaan

Selain itu penyebab lainnya ada akibat kebocoran tabung, pembakaran sampah, lilin hingga puntung rokok.

"Seperti tahun sebelumnya, penyebab kebakaran di wilayah Jakarta Utara sepanjang tahun 2021 masih karena listrik," kata Wahid.

Wahid pun mengingat bahaya kebakaran kepada masyarakat yang terjadi akibat kelalaian.

Warga pun harus bijak menggunakan alat-alat listrik dengan tidak melebihi batas beban kapasitas.

"Dan yang terpenting selain juga memasang alat pendeteksi asap juga sediakan alat-alat pemadam kebakaran di rumah," tuturnya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved