Minggu, 19 April 2026

Diduga Keroyok Polisi di Tanjung Priok, 10 Pria Diringkus Polisi

Kombes Pol E Zulpan mengatakan Bripda Rio dikeroyok karena hendak melerai orang yang berkelahi, Sabtu (1/1/2022).

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (29/12/2021). (Desy Selviany) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Polisi menangkap 10 orang pria atas dugaan pengeroyokan terhadap anggota polisi di Jalan Ende Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan Bripda Rio dikeroyok karena hendak melerai orang yang berkelahi, Sabtu (1/1/2022).

"Dia sebenarnya ingin melerai ada orang yang berkelahi, tapi malah dikeroyok. Yang diamanin 10 orang, sekarang sudah ditangani Polres Metro Jakarta Utara," jelasnya di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (3/1/2021).

Kesepuluh orang itu ditangkap untuk diperiksa atas insiden pengeroyokan itu.

Mereka belum ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya anggota Polri dikeroyok oleh sekelompok pemuda di Jalan Ende Tanjung Priok, Jakarta Utara saat berusaha melerai keributan di sana pada Sabtu (1/1/2022).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Dwi Prasetyo Wibowo mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS: 15 Petugas Medis di Bandara Soekarno-Hatta Terpapar Omicron

Baca juga: Anggota Polrestro Bekasi Kota Diperiksa Propam Terkait Tahanan Kabur yang Tewas di Kali Bekasi

Baca juga: Irwansyah Kaget Rumahnya Disita Bank, Diam-diam Dipakai Hafiz Fatur Sebagai Jaminan Saat Pinjam Uang

"Iya sudah kami lidik dari beberapa hari lalu kita lidik setelah kejadian. Masih kita lidik," ujar dia, Senin (3/1/2022).

Dwi menjelaskan, kasus itu bermula ketika anggota Polri itu sedang makan di Warteg melihat ada keributan.

Baca juga: Astaga, Ternyata Tanda Tangan Zaskia Sungkar juga Dipalsukan Hafiz Fatur, Adik Irwansyah

Baca juga: Kupingnya Dijewer, Pelatih Billiar Polisikan Gubernur Edy Rahmayadi,Beri Syarat Ini Jika Ingin Damai

Karena ada keributan maka sebagai anggota Polri, korban berusaha melerai tapi malah di keroyok para pelaku.

"Korban sebagai anggota Polairud," tuturnya. (Des)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved