Breaking News:

Berita Jakarta

Munjirin Peringatkan Pengelola Tempat Hiburan di Jaksel Ikuti Aturan PPKM pada Malam Tahun Baru

Munjirin mengatakan bahwa pihaknya tak segan menindak tegas pengelola tempat hiburan apabila melanggar.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota
Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Pengelola tempat hiburan malam (THM) di Jakarta Selatan diperingatkan untuk mengikuti aturan PPKM pada malam tahun baru.

Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengatakan bahwa pihaknya tak segan menindak tegas pengelola tempat hiburan apabila melanggar.

"Pokoknya taat kepada itu aja, kalau melanggar ya kita lakukan tindakan lah," kata Munjirin, Kamis (30/12/2021).

Baca juga: JPO di Matraman Bakal Disulap seperti JPO Sudirman-Thamrin, Dilengkapi Lift dan Konsep Unik

Ia mengingatkan, kapasitas pengunjung di tempat hiburan malam hanya diizinkan 75 persen dari total kapasitas yang tersedia.

"Semuanya ada ketentuannya, tempat hiburan ya kita lihat, komposisinya 75 persen," ujarnya.

"Kemudian jam operasional sudah ditentukan. Itu semuanya harus kita taati, nanti diingatkan dalam monitoring itu," tambah Munjirin.

Diketahui, seluruh restoran atau tempat hiburan lainnya di DKI Jakarta saat malam Tahun Baru 2022 masih dibolehkan buka, tapi hanya sampai pukul 20.00 WIB.

Hal itu bertujuan agar tidak terjadi kerumunan massa sehingga berpotensi terjadinya penularan Covid-19.

Baca juga: Wali Kota Jaksel Munjirin Imbau Masyarakat Rayakan Tahun Baru di Rumah Saja

"Kami akan melakukan penertiban karena pada saat malam tahun baru semua tempat hiburan hanya diizinkan beroperasi sampai pukul 20.00 WIB. Itu sudah 'close' semua," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes  Endra Zulpan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (28/12/2021).

Endra Zulpan menjelaskan, nantinya, 8.000 personel Polda Metro Jaya berikut petugas gabungan dari TNI dan Pemprov DKI Jakarta akan berkeliling memantau seluruh tempat usaha.

Petugas di lapangan akan memeriksa kelengkapan protokol kesehatan seperti ketersediaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer), wastafel hingga aplikasi PeduliLindungi di setiap tempat usaha

Petugas juga akan memastikan tempat usaha tersebut tutup sesuai dengan jam operasional yang telah ditentukan.

Jika nantinya polisi mendapati ada tempat usaha yang melanggar, maka izin usaha tersebut akan dicabut pemerintah.

Baca juga: Tim Perintis Presisi Polres Jakarta Barat Sidak Tempat Hiburan Malam, Hollywood Langgar Prokes

"Kalau kedapatan melanggar nanti dari pemerintah daerah akan mencabut izin usahanya. Karena kita bergerak dari Polda, Polisi TNI dibantu dengan Satpol PP," kata Endra Zulpan.

Selain memantau tempat usaha, petugas juga akan patroli ke setiap permukiman warga untuk membubarkan kegiatan pesta kembang api dan petasan.

Hal tersebutlah dilakukan agar tidak menimbulkan keramaian saat malam pergantian tahun.

Baca juga: Selama Libur Tahun Baru 2022, Setu Babakan dan Taman Fatahillah Kota Tua Ditutup

Endra Zulpan berharap warga DKI Jakarta taat kepada imbauan pemerintah untuk tidak melakukan pesta petasan dan Tahun Baru.

"Disarankan untuk tidak melakukan pesta kembang api dan kerumunan sebagainya, mari kita memiliki empati. Sekarang situasi pandemi Covid-19 belum berakhir dan varian baru Omicron (kasusnya) bertambah," kata Endra Zulpan. (M31)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved