Kebakaran

Sepanjang Tahun 2021, Kasus Kebakaran di Jakarta Pusat Sebanyak 204 Kejadian

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal menjelaskan, kejadian pada tahun 2020 lalu hanya ada sebanyak 160 kasus kebakaran.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Hertanto Soebijoto
Istimewa
Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Pusat mencatat kasus kebakaran di wilayahnya sepanjang tahun 2021 sebanyak 204 kejadian. Foto ilustras: Upaya petugas pemadam kebakaran menjinakkan api. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Pusat mencatat kasus kebakaran di wilayahnya sepanjang tahun 2021 sebanyak 204 kejadian.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal menjelaskan, kejadian pada tahun 2020 lalu hanya ada sebanyak 160 kasus kebakaran.

Di tahun 2021 ini, kebakaran didominasi karena korsleting listrik atau arus pendek di permukiman warga.

"Dari catatan kami priode tahun 2021 ini, kebakaran karena Korsleting listirik mencapai 132 kasus. Kemudian kebocoran kasus gas elpiji 24 kasus dan kasus lainnya ada 48 kejadian," ujar dia kepada wartawan, Senin (27/12/2021).

Asril melanjutkan, ada puluhan bangunan rumah yang terbakar di tahun 2021 sebanyak 74 unit dan 17 bangunan lainnya.

Kemudian, ada kendaraan lima unit yang terbakar, instalasi luar gedung itu ada 49 unit dan lain-lain sebanyak 59 unit.  

Baca juga: Kawasan Tambora Banyak Teralis Pagar Jadi Penyebab Korban Sulit Kabur saat Terjadi Kebakaran

Baca juga: Puslabfor Ambil Arang Sisa Kebakaran yang Tewaskan 5 Orang Satu Keluarga di Tambora

"Sementara untuk kerugian dalam kebakaran tersebut mencapai Rp 39.872 miliar dengan luas area terbakar 617.963 meter persegi," ucap Asril.

Asril melanjutkan, warga yang kehilangan tempat tinggal karena kebakaran di tahun 2021 sebanyak 448 Kepala Keluarga dengan total 1.695 jiwa.

Ia berharap warga di wilayah hukumnya dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap aliran listrik dan tabung gas.

Dengan begitu, di tahun 2022 mendatang, kasus kebakaran di wilayah Jakarta Pusat dapat diminmalkan.

Baca juga: Sembilan Orang Sudah Diperiksa Polsek Tambora Terkait Kebakaran Hanguskan Satu Keluarga

"Kami tidak ingin kasus kebakaran di tahun depan meningkat," tuturnya. (m26)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved