Kamis, 30 April 2026

Kontribusi vivo ZEISS Imaging Lab Dalam Pengembangan Teknologi Mobile Imaging

ZEISS pada penghujung tahun 2020 bermitra dengan vivo untuk riset dan program pengembangan (R&D) terpadu dalam ZEISS Imaging Lab.

Tayang:
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
dok. ZEISS
ZEISS Imaging Lab. 

WARTAKOTALIVE.COM - Seiring kemajuan teknologi, kini sebuah smartphone sudah dilengkapi dengan fitur kamera yang canggih. Bahkan, teknologi kameran smartphone saat ini sudah bisa menandingi kemampuan dari kamera foto professional.

Salah satunya adalah ZEISS yang pada penghujung tahun 2020 bermitra dengan brand smartphone vivo. Kemitraan ini pun bukan hanya fokus kepada produk saja, melainkan juga pada riset dan program pengembangan (R&D) terpadu dalam ZEISS Imaging Lab.

Hal inilah yang membuat keduanya mencoba untuk menyatukan pengalamannya masing-masing untuk menghasilkan teknologi imaging yang membuat pengguna vivo semakin nyaman.

“vivo dan ZEISS mempunyai komitmen serta visi dan misi yang sama dalam memajukan teknologi kamera smartphone dan memberikan pengalaman professional photography bagi pengguna,” ungkap Senior Brand Director vivo Indonesia Edy Kusuma dalam keterangan resmi, Sabtu (25/12/2021).

Proses pemasangan kamera pada smartphone saat proses perakitan.
Proses pemasangan kamera pada smartphone saat proses perakitan. (istimewa)

Edy mengungkapkan, kemitraan tersebut diwujudkan dengan hadirnya vivo X60 pro yang mengintegrasikan fitur khas vivo dengan ZEISS Optics, serta disusul dengan peluncuran vivo X70 Pro Oktober lalu, yang membawa pengalaman professional mobile photography melalui fitur ZEISS T* Coating, dan ZEISS Style Portrait.

“Kami harap kemitraan strategis jangka panjang antara vivo dan ZEISS ini dapat terus menghasilkan berbagai inovasi teknologi fotografi profesional terbaik serta mampu memberikan pengalaman menjadi profesional photographer," lanjut Edy.

Kolaborasi vivo dan ZEISS dalam vivo ZEISS Imaging Lab ini membuktikan komitmen mereka yang tinggi terhadap R&D, berusaha untuk menghadirkan kamera berkualitas tinggi bagi para penggunanya.

Ini sudah terlihat pada salah satu seri vivo, yaitu vivo X70 Pro. Smartphone ini tidak hanya membawa pengalaman fotografi professional, tetapi juga performa kelas flagship dengan dapur pacu yang begitu kencang melalui penggunaan Dimensity 1200.

ZEISS Imaging Lab.
ZEISS Imaging Lab. (dok. ZEISS)

“vivo dan ZEISS semakin memperkuat kemitraannya untuk menghadirkan berbagai terobosan baru di industri bagi para pengguna smartphone dan fotografer profesional,” sebut Edy.

Sementara, Director of Product Portfolio, vivo Europe Mark Ren mengatakan, Kerja sama yang dilakukan vivo dengan ZEISS telah memungkinkan vivo membuat langkah besar untuk lebih meningkatkan kualitas mobile imaging.

“Dengan menggabungkan keahlian ZEISS dalam imaging, serta pengetahuan vivo tentang system engineering, smartphone computing serta artificial intelligence, kami terus mendorong batasan mobile imaging, untuk memberikan pengalaman kamera terbaik dalam bentuk yang sangat compact ini ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” ujar Mark.

Memasuki langkah selanjutnya dalam kemitraan strategis jangka panjang untuk teknologi imaging ini, vivo dan ZEISS akan bersama-sama berkontribusi pada masa depan mobile imaging.

V1 Imaging Chip milik vivo.
V1 Imaging Chip milik vivo. (istimewa)

Salah satu langkah yang dilakukannya adalah memperkenalkan berbagai gaya lensa potret ZEISS, yang memenuhi standar ZEISS T* Coating atau V1 Imaging Chip milik vivo yang memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna dalam hal fotografi dan perekaman video di smartphone.

V1 Imaging Chip, yang juga menggabungkan AI untuk meningkatan kecepatan dan konsumsi daya, mampu mendorong batasan mobile imaging computing serta memungkinkan pengguna untuk mengambil “Perfect Shot” atau "Potret Sempurna" dengan lebih mudah.

Adanya implementasi lensa kaca juga ditujukan untuk menghasilkan kinerja imaging yang lebih baik, khususnya dalam hal ultra-high-transmittance, ultra-low dispersion, dan thermal stability yang kuat.

Vivo juga tengah mengembangkan lensa kaca dengan ultra-high-transmittance, untuk membantu mengurangi nilai chromatic aberration dibandingkan generasi sebelumnya. (dip)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved