Minggu, 12 April 2026

Berita Video

VIDEO Balap Drag Race Resmi Polda Boleh Diikuti Anak dan Remaja

"Lintasan kami survei di Ancol bagian luar dekat pinggir kali. Sementara event tanggal 15 Januari 2022, tapi setelah itu kami pertimbangkan apa lokasi

Penulis: Desy Selviany | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -Konsep drag race menjadi pilihan dari ajang balap jalanan yang digagas Polda Metro Jaya. Nantinya anak di bawah umur dimungkinkan untuk ikut ajang tersebut.

Hal itu diungkapkan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo usai gelar diskusi dengan pembalap liar di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan pada Rabu (22/12/2021).

Sambodo mengatakan, untuk di awal ajang balap jalanan pihaknya akan menggelar drag race.

Rencananya, jalan di sekitar Ancol, Pademangan, Jakarta Utara akan menjadi lokasi drag race.

Ajang akan diselenggarakan 15 Januari 2022 mendatang.

"Lintasan kami survei di Ancol bagian luar dekat pinggir kali. Sementara event tanggal 15 Januari 2022, tapi setelah itu kami pertimbangkan apa lokasi itu bisa jadi ajang latihan," ujar Sambodo.

Sambodo menjelaskan, bahwa event itu akan menjadi ajang rutin setiap pekan. Dimana setiap pembalap liar diperbolehkan latihan balap di kawasan itu dengan waktu tertentu.

Nantinya terkait waktu, Polda Metro Jaya masih mendiskusikannya dengan berbagai pihak termasuk Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu, Polda Metro Jaya juga masih membicarakan terkait teknis balap.

Misalnya saja dari segi minimal usia pembalap, kemudian jenis motor, ukuran CC motor, surat-surat kendaraan, dan perlu izin orang tua atau tidak.

"Soal bawah umur regulasinya masih kami bicarakan, karena bagian dari pembibitan untuk junior-junior yang masuk usia emas atlet enggak panjang," jelas Sambodo.

Terpenting kata Sambodo, ajang balap jalanan itu nantinya akan lebih aman dan tertib.

Aman dari segi masyarakat umum, penonton, dan peserta balap sendiri.

Dimana peserta balap wajib menggunakan safety riding seperti helm SNI, sepatu, dan pelindung tubuh.

Selain itu, kawasan jalan yang menjadi sirkuit juga dijaga polisi agar tak dilintasi pengendara umum.

Kemudian ajang ini bisa meminimalisir tawuran yang kerap dipicu dari balap liar.

"Sehingga dengan wadahi mereka di satu tempat faktor keamanan bisa kami tingkatkan jadi ada transformasi dari balapan liar itu ajang ganggu ketertiban ganggu jalan, ganggu hak orang lain, dan tawuran jadi lebih tertib," tuturnya. (Des)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved