Balap Liar

Irjen Fadil Imran ‘Hantam’ Bandar Judi Lewat Legalitas Balap Liar

Kapola Metro Jaya Irjen Fadil Imran membasmi bandar judi lewat legalitas balap liar. Fadil yakin balap liar bisa dihentikan.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran akan memberangus praktik bandar judi di ajang balap liar. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran sempat sindir bandar balap liar dalam disksusi wacana pelegalan balap jalanan.

Fadil mengatakan, selama ini balap jalanan yang dilakukan secara ilegal kerap mendapat stigma negatif dari masyarakat.

Balap liar kerap distigmakan berbahaya, pelanggaran, kerumunan, kecelakaan, bahkan berujung tawuran.

Baca juga: Bappenas Dukung Kebijakan Anies Revisi Kenaikan UMP DKI Jakarta Sebesar 5,1 Persen

"Dan ada juga main pinggiran, itu bahaya yang apalagi bandarnya bandar burung, kalau menang kabur. Jadi ini jadi ajang judi," ujar Fadil di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (22/12/2021).

Fadil mengatakan bahwa citra itu harus diubah dalam acara street race yang diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya.

Ajang balap yang akan diikuti pembalap liar itu harus diorganisasi sebaik mungkin sehingga tak ada lagi hal-hal negatif dalam ajang tersebut.

Misalnya saja untuk mencegah judi, maka bisa dikumpulkan produsen-produsen kendaraan di Indonesia agar bisa memberikan hadiah yang menarik dalam ajang tersebut.

Sebagai timbal balik, produsen-produsen kendaraan juga bisa menyaring calon atlet-atlet balap.

Baca juga: Dukung Indonesia di Piala AFF 2020, Robert Berikan Dispensasi kepada Ezra Walian dan Victor Igbonefo

"Kalau kami bangun ekosistem, maka transformasi dari balap jalanan yang sering konotasi pelanggaran bisa kami perbaiki akan ada program-program di sana bagaimana caranya jadi pembalap yang benar," tuturnya.

Fadil pun mengaku pusing dengan balap liar di Jakarta yang tak kunjung terselesaikan sejak 21 tahun lalu.

Hal itu disampaikan Fadil saat mengikuti diskusi dengan komunitas balap liar di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (22/12/2021).

"Dari jaman saya Kapolsek tahun 2000-an, sampai hari ini, fenomena balap liar ini terus terjadi," ujar Fadil dalam sambutannya.

Terhitung kata Fadil, sudah 21 tahun berlalu hingga ia menjadi Kapolda Metro Jaya, balapan liar di Ibukota Jakarta masih saja terjadi setiap malam minggu.

Baca juga: Selama 2 Hari Festival Bakmi Online Wehelpyou x Tirta Lie Hasilkan Pesanan Sebanyak 3.000 Mangkuk

Khususnya di Jalan Asia Afrika, Jalan Gerbang Pemuda setiap pukul 01.00 WIB sampai 05.00 WIB kerap diubah menjadi lokasi balap liar.

Maka kata Fadil, perlu ada upaya transformasi dari balap liar agar masalah tersebut bisa diselesaikan dari hulu.

Para pembalap liar tersebut harus diberikan ruang agar bisa ekspresikan hobi dan bakatnya.

"Anak-anak muda perlu ruang ekspresi dan ruang energi. Energi anak-anak milenial Gen Z ini power besar, kalau enggak disalurkan akan tumpah ke mana-mana," sarannya.

Maka dari itu kata Fadil, Polda Metro Jaya menggandeng berbagai pihak agar merubah stigma balap jalanan agar lebih tertib.

Dimana rencananya balap jalanan tersebut akan diatur oleh kepolisian dan diberi tempat yang sesuai agar tak mengganggu ketertiban umum.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved