Allianz Optimis Kinerja Asuransi di 2022 Terus Meningkat, Seiring Kesadaran Masyarakat Berasuransi

Allianz Indonesia mengaku optimis melangkah masuk ke 2022 meskipun hingga saat ini krisis pandemi Covid-19 belum berakhir.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
screenshot
Direktur Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen saat menjelaskan paparan mengenai outlook 2021 dan harapan 2022 dalam diskusi virtual bertajuk 'How Insurance and Media Survive During the New Normal & Get Ready for 2022', Selasa (21/12/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM - Allianz Indonesia mengaku optimis melangkah masuk ke 2022 meskipun hingga saat ini krisis pandemi Covid-19 belum berakhir.

Optimistis Allianz terhadap tumbuhnya industri asuransi di tahun 2022 berkaca pada kondisi pertumbuhan premi asuransi yang terjadi pada tahun ini.

Berdasarkan data OJK, industri asuransi membukukan pertumbuhan premi sebesar 18,35 persen per Juni 2021. Pertumbuhan ini mendorong Allianz untuk terus menciptakan inisiatif yang senantiasa mengutamakan customer experience, distributor experience, serta employee experience. 

Direktur Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan, bahwa Allianz Indonesia telah menghadirkan berbagai inisiatif untuk menciptakan pengalaman terdigitalisasi pada asuransi dengan menyesuaikan kebutuhan nasabah yang unik dan mengutamakan kemudahan, salah satunya melalui Allianz eAZy Connect yang memungkinkan nasabah untuk mengakses, memantau informasi dan mengelola polis secara mandiri dimana saja dan kapan saja hanya dengan satu aplikasi.

“Walau masih banyak pembatasan aktivitas, hal ini bukan menjadi penghalang bagi Allianz Indonesia untuk tetap menghadirkan inisiatif inovatif dalam memberikan edukasi guna tingkatkan literasi asuransi kepada masyarakat,” ungkap Karin dalam diskusi virtual bertajuk 'How Insurance and Media Survive During the New Normal & Get Ready for 2022', Selasa (21/12/2021).

Karin mengakui bahwa perjalanan tahun 2021 ini memang berat, bukan hanya karena krisis pandemi Covid-19, tapi juga disrupsi digital membuat Allianz harus mengubah cepat strategi bisnis menjadi lebih efektf dan efisien, sesuai dengan pergeseran perilaku dan gaya hidup masyarakat.

“Produk dan servis kami semakin consumer centric yang dipastikan memberi pengalaman asuransi yang lebih praktis dan nyaman. Pada 2022, Allianz akan terus bertumbuh menjadi sebuah ekosistem digital kebutuhan asuransi lengkap bagi masyarakat mengedepankan kemudahan serta keamanan data,” ungkapnya.

Premi bruto naik

Terkait pendapatan premi, Allianz Life Indonesia mencatat premi bruto hingga kuartal ketiga 2021 mencapai Rp14,9 triliun atau naik 26,6 persen ketimbang periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Dengan pemulihan ekonomi yang terus digenjot pemerintah diharapkan bisa berdampak positif terhadap kinerja industri asuransi di 2022,” ucap Karin.

Sedangkan jumlah klaim yang dibayarkan hingga akhir kuartal III-2021, lanjut Karin, mencapai Rp10,1 triliun atau naik sebanyak 34 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Pembayaran klaim ini adalah faktor yang sangat penting dan menepati janji kami untuk bisa memproses klaim dengan mudah dan secepatnya karena banyak keluarga yang membutuhkan nilai dari klaim tersebut," ungkapnya.

Selain itu, Karin mengungkapkan, jumlah tertanggung mencapai 9,3 juta tertanggung sampai dengan kuartal III-2021 atau tumbuh delapan persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 8,3 juta tertanggung.

"Sampai di November 2021 ini jumlah tertanggung sudah meningkat lagi. Sudah mencapai 10,4 juta tertanggung," ujarnya.

Menurut Karin, pandemi Covid-19 yang sudah berjalan hampir dua tahun ini membuat kesadaran masyarakat terhadap asuransi terus meningkat.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved