Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Gembong Soroti Mandeknya Program Anies, Mulai Naturalisasi Sungai, Rumah DP Nol, dan Oke-Oce

Hingga akhir tahun 2021, kata Gembong, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak melakukan normalisasi atau pun naturalisasi

Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono di Gedung DPRD DKI Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat dinilai tidak berjalan optimal.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta Gembong Warsono dalam Laporan Akhir Tahun Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta yang dilaksanakan di Creative Hall, MBLOC Space, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (21/12/2021).

“Sebut saja normalisasi sungai, Rumah DP Nol, dan Oke-Oce. Tiga hal itu realisasinya tahun ini tetap jalan di tempat,” kata Gembong.

Hingga akhir tahun 2021, kata Gembong, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak melakukan normalisasi atau pun naturalisasi sungai sama sekali.

Padahal program ini berdampak besar terhadap penanggulangan banjir Ibu Kota.

Dia menyayangkan, justru program sumur resapan yang menelan angaran hingga Rp 411 miliar pada tahun 2021 lalu pembangunannya tidak memperhatikan aspek teknis, sehingga menghancurkan fasilitas umum di lokasi tersebut.

Baca juga: Pastikan Tak Ada Pesta Pergantian Malam Tahun Baru 2022, Polisi Akan Sisir 73 Titik CFN

Baca juga: Kota Bogor Raih Penghargaan Kota Ramah Sepeda dari Bike to Work Indonesia  

Baca juga: Bambang Wijanarko Undur Diri, Acara Pisah Sambut Kepala Lapas Narkotika Jakarta Berlangsung Haru

Di sisi lain, terkait dengan Rumah DP 0 Rupiah hingga tahun 2021, hanya terealisasi 967 unit saja.

“Ini hanya mencakup 0,3 persen dari total target di RPJMD. Bahkan untuk program Oke-Oce yang diklaim berhasil oleh Gubernur DKI Jakarta, ternyata 281.812 UMKM yang diklaim berhasil dicetak tersebut adalah mereka yang sekedar mendaftar di website Jakpreuner. Dari total jumlah tersebut, baru sekitar 6.000 UMKM yang berhasil mendapatkan akses permodalan,” jelasnya.

Baca juga: Bambang Wijanarko Undur Diri, Acara Pisah Sambut Kepala Lapas Narkotika Jakarta Berlangsung Haru

Selain ketiga program tersebut, masih banyak program-program prioritas lainnya yang tidak dijalankan seperti Pembangunan LRT, rehabilitas total bangunan Sekolah

“Kami rasa, tahun 2021 ini Bapak Gubernur kehilangan fokus untuk mengejar pekerjaan rumah yang sudah kami sampaikan di tahun lalu, dan memilih untuk fokus terhadap hal-hal yang tidak substansial seperti Formula E,” Lanjut Gembong.

Baca juga: Siska & Feni JKT48 Ceritakan Kegiatan Personel JKT48 Selama Theater JKT48 Tutup

Baca juga: Pastikan Tak Ada Pesta Pergantian Malam Tahun Baru 2022, Polisi Akan Sisir 73 Titik CFN

Selain memberikan catatan kepada eksekutif dalam laporan akhir tahun yang mengusung tema ‘Gotong Royong Menuju Pemulihan Jakarta’ ini, Fraksi PDI Perjuangan juga melaporkan kerja mereka selama satu tahun melalui wadah pameran fotografi. Pameran ini dibuka untuk umum sejak Selasa (21/12/2021)  hingga tanggal Kamis (23/12/2021) di MBLOC Space. (faf)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved