Polisi yang Menolak Laporan Korban Diusir dari Polda Metro Jaya dan Dimutasi ke Daerah Lain

Oknum polisi yang menolak laporan korban perampokan terancam sanksi berat dikeluarkan dari instansi Polda Metro Jaya.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (15/12/2021). (Desy Selviany) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Oknum polisi yang menolak laporan korban perampokan terancam dikeluarkan dari instansi Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan bahwa saat ini Aipda Rudi Pandjaitan sudah dicopot dari jabatannya. Ia juga tengah menjalani sidang kode etik.

Kasusnya ditarik ke Divisi Bidang Propam Polda Metro Jaya.

Baca juga: Polisi di Polsek Pulogadung yang Tolak Laporan Korban Perampokan Di-nonjob-kan

"Bagi yang bersangkutan saat ini sudah dilakukan mutasi bersifat demosi dan dilakukan pemeriksaan yang dilanjut sidang kode etik dan disiplin," ujar Zulpan di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (15/12/2021).

Kata Zulpan, Polda Metro Jaya tak mentolerir tindakan polisi yang menyakiti hati rakyat. Maka dari itu pihaknya telah merekomendasikan mengeluarkan Aipda Rudi dari Polda Metro Jaya.

"Aipda Rudi akan dilakukan sidang disiplin dan kode etik, rekomendasi putusan sidang Polda Metro akan usulkan yang bersangkutan dapatkan tour of area dalam penugasan jadi diusulkan bertugas di luar Polda Metro Jaya," tuturnya.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meminta agar polisi yang menolak laporan korban perampokan diusir dari Polda Metro Jaya.

Baca juga: Tolak Laporan Korban Perampokan, Anggota Polres Jaktim Diperiksa Propam

Fadil meminta semua oknum jajaran Polda Metro Jaya yang membuat jelek citra kepolisian dapat ditindak tegas Propam.

"Catat betul ini ya, ke depan, jika ada  anggota yang masih menodai kemurnian profesi saya minta Kabid Propam dan jajaran tuntut dengan hukuman mutasi, tour of area (Polda Metro Jaya)," ujar Fadil dalam unggahan instagramnya @Kapoldametrojaya Rabu (15/12/2021).

Maka Fadil meminta Polda Metro Jaya segera menggelar sidang etik terhadap anggota Polsek Pulogadung bernama Aipda Rudi Pandjaitan itu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved