Ribuan ASN Pemkab Bogor Memasuki Masa Pensiun, Ini Pesan Bupati Ade Yasin

Bupati Bogor Ade Yasin menyampaikan pesan khusus kepada 1.193 ASN Pemkab Bogor yang memasuki masa pensiun.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Hironimus Rama
Bupati Bogor Ade Yasin memberi pembekalan bagi 1.193 ASn Pemkb Bogor yang memasuki masa pensiun. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, memberikan pembekalan kepada 1.193 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Cibinong, Selasa (14/12/2021).

Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Zulkifli menerangkan pensiun atau purnabakti merupakan suatu kejadian yang pasti menghampiri ASN.

"Berbagai permasalahan muncul apabila masa pensiun jika tidak diselesaikan dengan baik, mulai dari masalah ekonomi bahkan sampai masalah sosial," kata Zulkifli, Selasa (14/12/2021).

Baca juga: Sebanyak 79 Warga Jasinga dapat Bantuan Rumah tidak Layak Huni dari Pemkab Bogor

Menurut dia, kondisi ini menjadi sangat penting dan memerlukan perhatian yang serius dari semua pihak.

"Berdasarkan hal tersebut maka BKPSDM Kabupaten Bogor menyelenggarakan pembekalan bagi ASN yang akan memasuki masa pensiun,” terang Zulkifli.

Zulkifli menuturkan ada 1193 ASN yang memasuki masa pensiun pada 2021 ini. Sebagian sudah menjalani pembekalan pada Juni 2021 lalu.

"Pada hari ini peserta yang mengikuti kegiatan pembekalan secara langsung, berjumlah 186 orang, dan sebanyak 550 mengikuti secara daring," jelasnya.

Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri Masuki Usia Pensiun Sebagai Polisi, Bisa Diperpanjang Jika Punya Keahlian Ini

Melalui kegiatan ini peserta akan dibina keterampilan serta wawasan dalam kewirausahaan guna mengembangkan bakat dan minat untuk meraih kemandirian.

Bupati Bogor, Ade Yasin menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) tahun 2022.

“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jasa, kinerja dan loyalitas yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai abdi negara,” ujar Ade Yasin.

Menurut Ade, tugas sebagai ASN di kabupaten Bogor cukup berat dengan luas wilayah yang besar, 435 desa dan kelurahan serta 40 kecamatan.

"Jumlah ASN kita 15.600 orang harus melayani 5,5 juta jiwa penduduk Kabupaten Bogor. Ini rasio yang tidak seimbang, karena idealnya 2000 penduduk dilayani 1 ASN," kata Ade.

Baca juga: Nasib Malang Pensiunan Garuda akibat Sengkarut Jiwasraya

Agar tidak tambah membebani pekerjaan, Ade meminta agar menempatkan ASN harus sesuai atau mendekati lokus atau tempat tinggalnya.

"Jangan sampai ada lagi guru asal Ciampea, mengajar di Sukamakmur. Begitu juga tenaga kesehatan, ada dokter asal Caringin tugas di Tenjo,” tandas Ade.

Ade menyebutkan, di beberapa kementerian pun sudah menerapkan hal tersebut, menempatkan tugas ASN mendekati tempat tinggalnya.

“Selanjutnya, hari ini para ASN yang memasuki masa pensiun mendapat pelatihan bagaimana menjadi wirausahawan seperti urban farming," papar Ade.

Kegiatan ini, lanjutnya, dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para ASN untuk bersikap positif dan lebih siap menyongsong masa purnabakti dengan lebih produktif dan percaya diri karena mengabdi untuk masyarakat tidak harus menjadi ASN.

Ade menambahkan, Pemkab Bogor secara rutin memberikan pembekalan untuk menyiapkan para Aparatur Sipil Negara yang akan memasuki masa purnabakti agar bisa tetap aktif dan produktif di masa pensiun.

"Kita tidak ingin ada ASN Kabupaten Bogor, di masa tuanya tidak lebih senang daripada saat aktif menjadi pegawai negeri," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved