Sabtu, 11 April 2026

Piala AFF

Mochamad Iriwan Ketum PSSI Puji Profesionalitas dari Striker Kushedya Hari Yudo

Seperti diketahui, Yudo bermain dalam kondisi duka cita karena pada Sabtu (11/12/2021) malam, ayah tercintanya meninggal dunia.

pssi.org
Kushedya Hari Yudo striker timnas Indonesia diajang Piala AFF 2020 Singapura tetap konsisten membela skuad Garuda meski bapaknya meninggal dunia 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku bangga akan sikap profesional Kushedya Hari Yudo yang bermain pada laga Indonesia melawan Laos, Minggu (12/12/2021) kemarin.

Seperti diketahui, Yudo bermain dalam kondisi duka cita. Hal ini karena pada Sabtu (11/12/2021) malam, ayah tercintanya meninggal dunia.

"Saya atas nama pribadi dan keluarga besar PSSI ikut berduka cita atas meninggalnya ayahanda Kushedya Hari Yudo. Apresiasi besar dan salut atas pengorbanan Yudo yang masih bersama timnas Indonesia untuk berjuang di Piala AFF 2020 di Singapura," kata Iriawan.

Pada pertandingan melawan Laos, Indonesia menang dengan skor 5-1. Yudo yang bermain di babak pertama bermain cukup baik dan sanggup merepotkan lini pertahanan Laos.

"Semoga pengorbanan Yudo bersama timnas Indonesia bisa tercapai. Kami bisa meraih juara di Piala AFF 2020. Saya juga berpesan kepada seluruh pemain untuk terus berjuang keras, fokus, disiplin demi timnas Indonesia," tambah pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut.

Ketum PSSI Mochamad Iriawan mengirimkan bunga tanda duka cita untuk keluarga Kushedya Hari Yudo atas meninggalnya bapak dari striker timnas Indonesia yang sedang berlaga diajang Piala AFF 2020 di Singapura
Ketum PSSI Mochamad Iriawan mengirimkan bunga tanda duka cita untuk keluarga Kushedya Hari Yudo atas meninggalnya bapak dari striker timnas Indonesia yang sedang berlaga diajang Piala AFF 2020 di Singapura (pssi.org)

Berita duka datang dari pemain timnas Indonesia, Kushedya Hari Yudo pada Sabtu (11/12/2021). Pada hari tersebut, ayah Kushedya Hari Yudo dikabarkan meninggal dunia. 

Kabar yang ada pun langsung terdengar oleh Kushedya Hari Yudo yang kini sedang bergabung dengan timnas Indonesia berlaga di ajang Piala AFF 2020 di Singapura.

Pemain berposisi sebagai penyerang itu kemudian tak bisa menyembunyikan perasaan sedihnya. Namun Kushedya memutuskan untuk tidak pulang.

Adanya kewajiban karantina mandiri merupakan salah satu alasannya. Kushedya memilih untuk menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu bersama timnas Indonesia.

"Saya memang berduka, tapi juga saya mau pulang enggak bisa juga karena karantina (10 hari)," kata Kushedya Hari Yudo, dilansir dari laman resmi PSSI.

"Terus di satu sisi saya selesaikan tugas dulu di sini, kalau sudah selesai baru pulang," ujarnya.

Kushedya Hari Yudo bersama rekan-rekannya merayakan gol yang diciptakan dari titik penalti oleh Asnawi Mangkualam saat menghadapi timnas Laos
Kushedya Hari Yudo bersama rekan-rekannya merayakan gol yang diciptakan dari titik penalti oleh Asnawi Mangkualam saat menghadapi timnas Laos (pssi.org)

Lebih lanjut, Kushedya tak lupa untuk mengirimkan doa untuk sang ayah. Selain itu ia juga berharap keluarganya bisa tabah dan ikhlas.

"Saya mohon doanya, semoga almarhum bapak di terima di sisi-Nya," ucap Kushedya.

"Semoga ibu dan adik-adik saya tabah kuat menghadapi cobaan ini."

"Daripada menahan rasa sakit, kita lebih baik ikhlas," tuturnya.

Sementara itu, timnas Indonesia harus menjalani laga pada hari ini, Minggu (12/12/2021)  menghadapi Laos yang akhirnya dimenangkan skor telak 5-1.

Pertandingan selanjutnya pada Rabu (15/12/2021), timnas Indonesia akan melawan Vietnam di Stadion Bishan, Singapura.

Bila kembali meraih kemenangan, skuad Garuda semakin nyaman untuk lolos ke babak semifinal Piala AFF 2020.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved