Kamis, 23 April 2026

Musik

Komunitas Distorsi Music Indonesia dan Alumni IPB 32 Bantu Korban Bencana Erupsi Semeru

Komunitas Distorsi Music Indonesia (DMI) bersama alumni IPB angkatan 32 menggalang dana bantuan buat para korban bencana erupsi Semeru.

istimewa
Komunitas Distorsi Music Indonesia (DMI) bersama alumni IPB angkatan 32 menggalang dana bantuan buat para korban bencana erupsi Semeru di Chitalasa Coffee and Tea di Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/12/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Sokongan buat membantu korban bencana erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur, terus mengalir.

Komunitas Distorsi Music Indonesia (DMI) bersama alumni IPB angkatan 32 menggalang dana bantuan buat para korban bencana erupsi Semeru.

Fajar Taufik, musisi asal Bandung dan salah satu pendiri komunitas DMI, mengapresiasi donasi yang telah dikumpulkan.

Komunitas Distorsi Music Indonesia (DMI) bersama alumni IPB angkatan 32 menggalang dana bantuan buat para korban bencana erupsi Semeru di Chitalasa Coffee and Tea di Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/12/2021).
Komunitas Distorsi Music Indonesia (DMI) bersama alumni IPB angkatan 32 menggalang dana bantuan buat para korban bencana erupsi Semeru di Chitalasa Coffee and Tea di Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/12/2021). (istimewa)

Penggalangan dana ini jadi rangkaian perayaan hari jadi keempat komunitas musik yang berisi para musisi, penulis lagu, pengamat dan penikmat musik di seluruh Indonesia.

"Donasi ini aksi nyata musisi untuk peduli sesama," kata Fajar Taufik saat perayaan di Chitalasa Coffee and Tea di Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/12/2021).

Kegiatan sosial ini mengumpulkan dana Rp 6.450.000 dan diserahkan ke Aksi Relawan Himpunan Alumni IPB untuk disalurkan ke korban bencana erupsi Semeru.

Baca juga: Tanggap Bencana, Human Initiative Terjunkan Tim & Salurkan Bantuan ke Lokasi Terdampak Erupsi Semeru

Baca juga: Atas Nama Warga DKI, Anies Kirim 10 Truk Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru, Ada Makanan hingga Obat

Alumni IPB 32 juga menghimpun dana Rp 7.800.000 yang secara simbolik diserahkan ke LPPM IPB untuk disalurkan bagi para korban bencana erupsi Semeru.

Koko Halmahera, musisi DMI yang mengagas kegiatan ini, berterima-kasih ke semua pihak.

"Musik menyatukan perbedaan dan berbagai kelompok untuk bersinergi dan kolaborasi. Ini karya nyata musisi untuk menebarkan kebaikan buat sesama," ujar Koko Halmahera.

Komunitas Distorsi Music Indonesia (DMI) bersama alumni IPB angkatan 32 menggalang dana bantuan buat para korban bencana erupsi Semeru di Chitalasa Coffee and Tea di Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/12/2021).
Komunitas Distorsi Music Indonesia (DMI) bersama alumni IPB angkatan 32 menggalang dana bantuan buat para korban bencana erupsi Semeru di Chitalasa Coffee and Tea di Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/12/2021). (istimewa)

Musisi yang hadir dan tampil dalam kegiatan tersebut diantaranya Koko Halmahera, Aji Surya, Rene Fisher, Fajar Taufik hingga Bung Oesman, Faisal dan Harry Roy.

Dekan Fakultas Pertanian Dr Fredinan Yulianda ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

"Hal baik semacam ini harus terus dilanjutkan agar kebaikan itu terus membesar dan bisa membangun negeri ini menjadi lebih baik," kata Fredinan Yulianda.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved