Selasa, 5 Mei 2026

Serikat Pekerja PT Transjakarta Buka Suara Soal Rapat dengan Direksi Sambil Nonton Tari Perut

Pimpinan unit serikat pekerja PT Transportasi Jakarta mengklarifikasi terkait video viral direksi TransJakarta menonton tari perut.

Tayang:
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Serikat Pekerja Dirgantara dan Transportasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPDT FSPMI) Pimpinan Unit Kerja PT Transportasi Jakarta mengklarifikasi terkait video viral direksi TransJakarta menonton belly dance atau tarian perut di sebuah kafe, kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/12/21). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Serikat Pekerja Dirgantara dan Transportasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPDT FSPMI) Pimpinan Unit Kerja PT Transportasi Jakarta mengklarifikasi terkait video viral direksi TransJakarta menonton belly dance atau tarian perut di sebuah kafe.

Kuasa hukum keduaserikat pekerja Ade Darajat Martadikusuma mengatakan video tersebut tidak ada kaitannya dengan serangkaian kejadian kecelakaan Bus Transjakarta yang terjadi belakangan ini.

"Terkait video viral yang beredar mengenai Direksi Transjakarta melakukan rapat kerja dengan Operator sambil menonton Belly Dance di sebuah kafe, kami menegaskan bahwa hal tersebut tidak ada kaitannya dengan serangkaian kejadian kecelakaan Bus Transjakarta yang akhir akhir ini terjadi," ucap Ade di Kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/12/21).

Baca juga: Evaluasi, Dirut Transjakarta Kumpulkan Seluruh Operator dan Sopir

Lanjutnya, kata dia, video yang beredar itu juga bukan pertemuan dengan pihak operator, melainkan video tersebut adalah kegiatan diskusi antara direksi dengan pengurus empat serikat pekerja Transjakarta.

"Video tersebut adalah kegiatan diskusi antara direksi dengan pengurus 4 (empat) serikat pekerja Transjakarta yang membahas terkait permasalahan yang berkembang pada saat itu dan pertemuan itu dilakukan di luar jam kerja di sebuah Restoran," jelasnya.

Ia juga mengatakan, baik direksi maupun pegawai PT Transjakarta yang hadir dalam pertemuan di sebuah restoran kawasan Kemang, Jakarta Selatan sekira tahun 2020 itu, tak mengetahui jika restoran tersebut menyediakan hiburan berupa belly dance atau tari perut.

Baca juga: Sutikno Damprat Direksi PT Transjakarta Karena Gak Becus Kerja dan Bisanya Nonton Tari Perut

"Penari tersebut muncul secara tiba-tiba untuk menghibur seluruh pengunjung restoran, bukan dikhususkan untuk direksi dan pegawai Transjakarta," ucapnya.

Sebagai informasi, kabar mengenai dugaan direksi PT Transjakarta yang rapat bersama pihak operator sembari menonton belly dance itu tersebut disampaikan anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Gerindra, Adi Kurnia Setiadi pada rapat terbuka dengan direksi PT Transjakarta, Senin (6/12/2021) lalu.

"Jalan-jalan direksi lengkap, bapak pergi ke kafe, bapak belly dance striptis, ngobrol-ngobrol tentang perkembangan transportasi. Ini gimana pak," kata dia dalam rapat Komisi B DPRD DKI, Jakarta Pusat.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved