Breaking News:

Kasus Rizieq Shihab

Diserang Anggota FPI dan Senjata Direbut, Terdakwa Briptu Fikri Ramadhan: Kejadiannya Sangat Cepat

Fikri mengatakan, kejadian tersebut berlangsung secara cepat, bahkan tak lebih dari 5 menit.

Editor: Yaspen Martinus
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Briptu Fikri Ramadhan, terdakwa kasus dugaan pembunuhan di luar hukum alias unlawful killing, memeragakan situasi perebutan senjata dalam insiden yang menewaskan 4 anggota Front Pembela Islam (FPI). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Briptu Fikri Ramadhan, terdakwa kasus dugaan pembunuhan di luar hukum alias unlawful killing, memeragakan situasi perebutan senjata dalam insiden yang menewaskan 4 anggota Front Pembela Islam (FPI).

Hal itu dilakukan Fikri dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fikri duduk sebagai saksi mahkota dalam sidang ini.

Fikri menjelaskan, mulanya dia sedang melakukan interogasi kepada 4 anggota FPI, seraya menuju Mapolda Metro Jaya.

Baca juga: Cegah Omicron Masuk Indonesia, Anggota DPR Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas Luar Negeri

Saat menginterogasi, ia mengaku diserang dan dianiaya oleh anggota FPI yang juga berupaya merebut senjata api yang berada dalam penguasaannya.

"Saat saya sedang interograsi, saya sedang periksa HP-nya, tanpa saya sadari yang mulia, saya dianiaya dan diserang," ungkap Fikri kepada majelis hakim dalam persidangan, Selasa (7/12/2021).

Fikri mengatakan, kejadian tersebut berlangsung secara cepat, bahkan tak lebih dari 5 menit.

Baca juga: Rugikan Negara Rp12,6 Triliun di Kasus Korupsi Asabri, Heru Hidayat Dituntut Hukuman Mati

Dia mengaku, saat itu anggota FPI yang duduk berada di belakangnya langsung mencekik dan menjambak rambutnya.

Di dalam mobil itu, Fikri duduk di bangku tengah, sedangkan kedua terdakwa lain, yakni Ipda M Yusmin Ohorella bertindak sebagai sopir, dan almarhum Ipda Elwira Priadi duduk di kursi depan, dan para korban duduk di samping dan belakang Fikri.

"Ketika saya dicekik dalam keadaan saya tidak bisa bernapas, di saat bersamaan yang di sisi sebelah kanan saya mengambil senjata saya."

Baca juga: Tuntut Hukuman Mati, Jaksa Kesampingkan Hal-hal Meringankan yang Dilakukan Heru Hidayat

"Lalu yang di belakang ini menjambak dan memukul saya."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved