Advertorial

Bantu Pembangunan Ekonomi, Kinerja Realisasi FDI Indonesia Terus Tumbuh Secara Signifikan

Masuknya Foreign Direct Investment (FDI) merupakan satu faktor yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara termasuk Indonesia

Editor: Lucky Oktaviano
pixabay.com
Ilustrasi kerjasama penanaman modal asing. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA  -  Masuknya Foreign Direct Investment (FDI) merupakan salah satu faktor yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara, terlebih bagi negara-negara berkembang termasuk Indonesia.

Melansir Kontan, meski kondisi ekonomi global masih dalam bayang-bayang dampak pandemi Covid-19, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, FDI atau Penanaman Modal Asing (PMA) Indonesia sudah beranjak pulih dibandingkan dengan negara-negara lain yang masih mengalami penurunan FDI.

Pada kuartal kedua 2021 atau Januari hingga Juni 2021, investasi asing berada di kisaran 52,4 persen dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 47,6  persen.

Lebih jauh lagi, BKPM pun mencatatkan kinerja investasi yang positif dan menjanjikan hingga September 2021.

Secara kumulatif, sepanjang periode Januari-September tahun 2021 kinerja realisasi investasi Indonesia mencapai Rp659,4 triliun (73,3 persen) dari target Rp 900 triliun.

Dari jumlah tersebut, capaian dana PMA Indonesia lebih mendominasi yaitu sebesar Rp331,7 triliun (50,3 persen) sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp327,7 triliun (49,7 persen)

Tak hanya FDI dari negara-negara Asia saja yang terus mendominasi, Amerika Serikat (AS) dan Eropa pun kian memantapkan kepercayaannya untuk menanamkan modal di Indonesia.

Melansir situs Kementerian Keuangan, Senin (22/3/2021), hasil survei bertajuk Borderless Business Studies menyebutkan Indonesia menjadi negara favorit ke-4 se-Asia Tenggara yang paling disukai perusahaan Amerika Serikat (AS) dan Eropa untuk membangun atau memperluas sumber daya, penjualan atau operasi perusahaan selama enam hingga dua belas bulan ke depan.

Studi ini pun menunjukan, sebanyak 42 persen perusahaan AS dan Eropa melihat potensi pertumbuhan terbesar berada di pasar luar negeri, tak terkecuali Indonesia.

Kondisi ini pun sejalan dengan data United Nation Conference on Trade and Development (UNCTAD) yang menunjukkan Indonesia menjadi negara peringkat kedua di dunia sebagai tujuan investasi terbaik di tahun 2021.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved