Breaking News:

Banjir Jakarta

Banjir Rob Melanda, Pengelola Pelabuhan Sunda Kelapa Lempar Kesalahan, Sebut Belum Dapat Ijin Amdal

Permintaan Pengusaha Soal Pembangunan Tanggul Tak Digubris, Pengelola Pelabuhan Sunda Kelapa Sebut Belum Dapat Ijin Amdal dari Pemprov DKI Jakarta

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/ Junianto Hamonangan
Banjir Rob di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jumat (3/12/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, PADEMANGAN - Banjir rob yang merendam kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, sejak hari Sabtu (4/12/2021) hingga Senin (6/12/2021) diduga akibat kondisi tanggul yang tidak memadai.

Tanggul yang ada sekarang dianggap sudah tidak lagi cukup tinggi untuk menahan pasang air laut.

Alhasil banjir rob merendam pelabuhan hingga membuat aktivitas bongkar muat terganggu.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Harian General Manager PT Pelindo (Persero) Regional 2 Sunda Kelapa Hery Irwana mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti keluhan tersebut.

“Untuk investasi dilakukan secara multiyears dan pembangunan fisik segera dilakukan setelah memperoleh ijin amdal,” ungkap Hery, Senin (6/12/2021).

Baca juga: Kuasa Hukum Jerinx Tuding Ada Bos Besar Dibalik Kasus Dugaan Pengancaman yang Menyeret Kliennya

Baca juga: Amblas, Sebuah Truk Terperosok di Proyek Jalan Boulevard GDC, Satu Unit Alat Berat Diterjunkan

Menurut Hery, untuk upaya pembangunan fisik itu masih harus menunggu dari pihak terkait.

Mereka harus terlebih dulu mendapatkan izin amdal dari Pemprov DKI Jakarta agar bisa melakukan proses pembangunan.

Sebelumnya Ketua DPC Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Sunda Kelapa, Andrias mengatakan para pengusaha bongkar muat mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Pasalnya, banjir rob yang merendam kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa selama tiga hari terakhir mengakibatkan aktivitas bongkar muat barang terpaksa dihentikan sementara.

"Jadi tidak ada aktivitas sama sekali. Kalau soal kerugian, ya cukup lumayan besar ya. Ya kurang lebih Rp 100 juta," ungkapnya, Senin (6/12/2021).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved