Breaking News:

Virus Corona

Rahmat Effendi Was-was Satu Warga Kota Bekasi Terpapar Covid-19 setelah Pulang dari Turkey

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi was-was atas terpaparnya virus Covid-19 seorang lansia di wilayahnya, setelah pulang dari Turkey.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, khawatir atas terpaparnya virus Covid-19 yang dialami seorang lansia di wilayahnya setelah pulang dari Turkey. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan ada satu warga Kota Bekasi yang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

Kini yang bersangkutan tengah menjalani isolasi.

Pepen sapaan akrab Rahmat Effendi menyebut jika Dinas Kesehatan Kota Bekasi tengah melakukan tracing terkait temuan tersebut, untuk memastikan tidak ada penyebaran.

Baca juga: Pilih Jadi Pegiat Anti Korupsi, Mantan Penyelidik KPK Rieswin Rachwell Tolak Tawaran Jadi ASN Polri

"Ada kemarin yang dari Turki. Yang kemarin dari Turki dicek, terus ada yang positif satu. Nah ini sedang kami tanggani, 71 umurnya. Sekarang lagi diisolasi," kata Rahmat Effendi, Senin (6/12/2021).

Dikatakan Pepen pihaknya belum dapat mengetahui apakah seorang yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu terpapar Covid-19 varian baru. Sebab, hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

Meski belum ada informasi penyebaran Omicron di Indonesia. Namun menurut Pepen antisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 varian baru itu berada di pintu masuk Indonesia, seperti Bandara.

"Omicron itu kan antisipasinya ada di pintu gerbang masuk Republik, kalo di kita (bekasi) belum, karena itu masuknya antar negara bukan di dalam. Jadi kita aman," ujarnya.

Baca juga: Polantas Tembak Paparazzi di Tol Bintaro Digelar Perkara, Status Ipda OS Ditentukan Besok

Pepen juga mewanti-wanti terhadap adanya varian Covid-19 B.1.1.529 atau disebut Omicron, oleh karena itu protokol kesehatan benar-benar harus diterapkan dan jangan sampai diabaikan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan telah menindak lanjuti mengenai adanya satu warga Kota Bekasi yang terkonfirmasi Covid-19 setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

Saat ini, menurut Tanti, Dinas Kesehatan Kota Bekasi telah melakukan  tracing kepada orang-orang terdekat yang pernah kontak langsung dengan pasien Covid-19 itu.

"Kita sudah tracing pada saat kontak terakhir, saat seminggu berjalan disini kontakanya sudah ditraking teman-teman (Dinkes) yang ada di wilayah," kata Tanti Rohilawati, Senin (6/12/2021).

Baca juga: Partai NasDem Akan Bawa Perubahan Besar, Ongen Sangaji Ajak Warga Jakarta Bergabung

Dikatakan Tanti kurang lebih dari 15 orang yang dilakukan tracing oleh Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Dari hasil tracing tersebut, belasan orang itu dinyatakan negatif Covid-19, meskipun sempat kontak erat kepada wanita berusia 71 tahun itu.

"Hasil yang pernah melakukan kontak dengan yang bersangkutan itu negatif memang dianya sendiri positif pada saat ini terkoreksi positif, tapi yang kontak-kontak erat sudah kita tracing hasilnya negatif," katanya.

Meski hasil tracing positif, namun Dinas Kesehatan Kota Bekasi tak ingin kecolongan, sehingga menurut Tanti, pihaknya sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan tes secara periodik, khawatir tes yang dilakukan belum terdeteksi.

"Semuanya negatif cuman saya tetap tolong pantau dahulu kemudian lakukan pemeriksaan secara periodik. Karena mungkin saja pada saat itu belum terdeteksi," ucapnya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved