Breaking News:

Pewarta Foto Indonesia

Jurnalis Foto PFI Yogyakarta Pamerkan Foto-Foto "Pageblug" Covid-19 di BBY

Pameran ini sebagai rekaman kepada masyarakat bahwa pewarta foto merupakan salah satu garda terdepan di saat pandemi Covid-19

Penulis: Alex Suban | Editor: Alex Suban
PFI Yogyakarta
Pengunjung menyimak foto-foto yang dipajang dalam pameran foto Pewarta Foto Indonesia Yogyakarta di Bentara Budaya Yogyakarta, Minggu (5/12/2021). Pameran foto bertema Pageblug ini berlangsung pada 6-18 Desember 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hampir dua tahun, kita merasakan kehidupan yang berbeda di tengah terjadinya Pandemi Covid-19.

Hal ini membuat seluruh lini kehidupan terdampak, mulai dari banyaknya korban jiwa, penambahan pasien yang begitu cepat, gagpnya fasilitas menghadapi pandemi, perekonomian yang melemah.

Pandemi juga membawa masyarakat dalam tatanan kehidupan baru atau New Normal.

Baca juga: Benyamin Davnie: Cegah Penyebaran Covid-19 Varian Omicron Pemkot Tangsel Persiapkan Dua Hotel

Baca juga: Update Covid-19 Kabupaten Bekasi, 48 Kasus Aktif, Vaksinasi Dosis Satu Capai 73,5 Persen

Selama ini para jurnalis foto yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia (PFI) Yogyakarta telah merekam dinamika itu selama terjadinya pandemi dan mengangkatnya dalam rangkaian foto yang ditampilkan dalam pameran foto jurnalistik dengan tema ‘Pageblug’.

Dalam siaran pers yang diterima Wartakotalive.com, Ketua Pameran ‘Pageblug’ Rahman mengatakan, pameran ini diselenggarakan dengan tujuan agar masyarakat mengetahui bahwa pewarta foto merupakan salah satu garda terdepan di saat pandemi.

“Ini sudah menjadi tugas kami sebagai pewarta foto untuk meliput serta mendokumentasikan Pageblug yang terjadi hingga saat ini. Ya, walau pun kami tahu resikonya,” ujar Rahman, Minggu (5/12/2021).

Pameran Foto Pageblug oleh PFI Yogyakarta
Pameran Foto Pageblug oleh PFI Yogyakarta (PFI Yogyakarta)

Pameran kali ini PFI Yogyakarta menampilkan karya dari sekitar 24 pewarta foto yang bekerja untuk kantor media lokal, nasional dan internasional.

Sebanyak 144 karya yang disuguhkan dan terdiri dari foto lepas (Singel Photo) dan foto cerita atau (Story Photo) dalam format foto berwarna dan hitam putih.

Rahman menjelaskan, selama pembuatan karya foto, banyak kendala yang dialami oleh para pewarta foto di lapangan namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat untuk dapat meng-capture momen bersejarah ini.

“Teman-teman banyak mengalami kendala, mulai dari tidak mendapat izin meliput hingga kucing-kucingan saat di lapangan. Ya, itu malah jadi cerita unik bagi kami dan hasilnya bisa dilihat pada pameran ini,” jelasnya.

Baca juga: PFI Tangerang Berbagi Vitamin Untuk Pewarta Foto

Baca juga: Bogor dalam Bingkai oleh Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor, Ini Harapan Ade Yasin

Ia menambahkan, selama peliputan Pageblug, para pewarta melakukannya dengan sangat hati-hati dan sesuai dengan prosedur peliputan yang diterapkan pada masa genting ini.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved