Breaking News:

PHRI Kota Tangsel Dukung Penuh Penerapan PPKM Level 3 Pada Perayaan Nataru

Ketua PHRI Kota Tangsel, Gusri Effendi mengatakan pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah untuk kembali menerapkan PPKM Level 3.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Lilis Setyaningsih
Istimewa
Ilustrasi liburan 

WARTAKOTALIVE.COM, PAMULANG - Pemerintah Indonesia bakal kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Penerapan PPKM Level 3 pun juga bakal dilakukan di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kembalinya diterapkan PPKM Level 3, sejumlah masyarakat Kota Tangsel pun menanggapinya. 

Semisal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tangsel.

Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid19, Warga Kota Tangsel Setuju Diterapkan PPKM Level 3 Selama Libur Nataru

Baca juga: Kelurahan Kebon Kacang Gelar Vaksinasi Covid-19 Berkerjasama dengan RSUD Tanah Abang

Ketua PHRI Kota Tangsel, Gusri Effendi mengatakan pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah untuk kembali menerapkan PPKM Level 3.

"Iya (mendukung-red) itu kan berlaku hanya tanggal 24 (Desember 2021) sampai tanggal 2 (Januari 2022). Kan covid belum selesai maksudnya untuk menghindari euforia saja," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Sabtu (4/12/2021).

Gusri menjelaskan pihaknya mendukung penuh kebijakan tersebut agar dapat terkendali kondisi di tengah pandemi covid-19 yang masih melanda. 

Baca juga: Banten Internasional Stadium Dibangun Enam Lantai Diberi Pagar Antisipasi Penonton Ricuh

Menurut ia pihaknya bersedia untuk dilakukan pembatasan pada operasional hotel dan restoran mengingat masa penerapan PPKM Level 3 yang hanya berlangsung selama sepekan. 

"Ya iya, kita kan berfikir jaka panjang. Kalau satu minggu dari tanggal 24 sampai tanggak 2 enggak terkendali setelah itu pandemi lebih hebat lagi bagaimana, kan lebih tewas lagi untuk bisnis hotel dan restoran. Nah untuk jangka panjang saya pikir kita kan dari tangga 24 sampai tanggal 2 enggak tutup masih bisa buka cuman dibatasi. Dulu-dulu kan ditutup total," pungkasnya. (m23) 
 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved