Periksa 3 Pembeli, Begini Kondisi Tanah Keluarga Nirina Zubir yang Digelapkan

Kondisi tanah keluarga Nirina Zubir yang digelapkan kini sudah ditinggali oleh para pembeli.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
Nirina Zubir membantah tudingan penyekapan terhadap Riri Khasmita, mantan asisten rumah tangga orang tuanya saat ditemui di RS Pelni Petamburan, kawasan Slipi, Jakarta Barat, Jumat (26/11/2021) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Kondisi tanah keluarga Nirina Zubir yang digelapkan kini sudah ditinggali oleh para pembeli.

Tiga pembeli sertifikat tanah keluarga Nirina Zubir mengaku tak tahu harta tersebut hasil penggelapan.

Kanit 2 Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Kemas Arifin mengatakan pihaknya sudah memeriksa tiga pembeli sertifikat tanah yang dipalsukan asisten Ibunda Nirina Zubir, Riri Khasmita.

Baca juga: Nirina Zubir Akui Terima Uang Rp 600 Juta Pemberian Riri Khasmita Mantan Asisten RT, Untuk Apa?

Hasilnya, tak ada niat jahat dalam pembelian tanah yang dipalsukan komplotan mafia tanah itu.

"Posisinya mereka pembeli beritikad baik. Jadi dia kan beli dari Riri, dia beli apa adanya dan semua itu ditempatin oleh mereka. Jadi statusnya saksi," ujar Kemas dihubungi Sabtu (4/12/2021).

Sehingga ketiga pembeli tanah tersebut tak terbukti berkomplot dengan Riri Khasmita. Selain itu, tanah tersebut kini sudah ditempati oleh pembeli.

Biasanya kata Kemas, komplotan mafia tanah tak tinggal di tanah yang digelapkan. Melainkan diagunkan ke bank.

Baca juga: Tak Masalah Keluarganya Dipolisikan Riri, Nirina Zubir: Mana Bukti Kami Lakukan Penyekapan?

Ketiga pembeli itu mengaku tak tahu menahu tanah yang dibelinya merupakan hasil dari sertifikat yang dicuri dan digelapkan dari keluarga Nirina Zubir.

"Jadi mereka jatuhnya malah korban dan dengan keadaan ini mereka pihak ketiga yang dirugikan juga. Kalau nanti sertifikatnya terjadi pembatalan segala macam kan haknya hilang juga," terang Kemas.

Sehingga sampai saat ini, polisi masih menetapkan lima tersangka dari kasus mafia tanah tersebut. 
Yakni mantan asisten ibunda Nirina, Ririn Khasmita, Edrianto, Notaris PPAT Faridah, Notaris PPAT Ina Rosiana, dan Notaris PPAT Erwin Riduan.

Baca juga: Nirina Zubir Curhat Soal Kasus Mafia Tanah ke Hotman Paris Hutapea hingga Menteri Sofyan Djalil

Kelima tersangka bekerjasama dalam memalsukan sertifikat milik keluarga Nirina Zubir.

Pemalsuan yang terjadi sedari tahun 2016 itu baru terbongkar pada tahun 2019 lalu usai Ibunda Nirina meninggal dunia. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved