Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Ahok ke Ayu Thalia Dihentikan Polisi

Penghentian penyelidikan dilakukan setelah polisi memastikan tidak menemukan adanya unsur pidana dalam kasus itu.

Facebook/Nicholas Sean Purnama
Nicholas Sean bersama kedua orangtuanya, Veronika Tan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Penyidik Unit Reskrim Polsek Penjaringan menghentikan penyelidikan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan putra Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Nicholas Sean Purnama terhadap selebgram Ayu Thalia.

Sebelumnya Ayu Thalia melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke polisi.

Penghentian penyelidikan dilakukan setelah polisi memastikan tidak menemukan adanya unsur pidana dalam dugaan kasus yang dilaporkan Ayu Thalia.

Hal itu dikatakan Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan, Sabtu (4/12/2021).

"Iya sudah kami lakukan beberapa kali gelar. Karena tidak terbukti, kita sudah cek semuanya. Saksi, kemudian bukti segala macam tidak terbukti. Ya sudah, selesai. Berhenti," ujar Guruh Arif.

Sementara untuk laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Sean ke Polres Metro Jakarta Utara, terang Guruh, penyelidikan masih tetap berjalan.

"Masih dalam proses," kata dia.

Sebelumnya, Sean dilaporkan ke pihak berwajib oleh Ayu Thalia pada Jumat (27/8) lalu. Dalam laporannya, Ayu menyebut mengalami penganiayaan pada Jumat, 27 Agustus 2021, pukul 23.00 WIB di sebuah showroom mobil di Pluit, Jakarta Utara.

Baca juga: Antisipasi Covid-19 Varian Omicron, Benyamin Davnie Siapkan Dua Hotel

Baca juga: Kerahkan Tujuh Pompa, Banjir Rob di Kawasan Ancol Mulai Surut

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Gubernur Khofifah: Mohon Masyarakat Mengevakuasi Diri Agar Aman

Setelahnya, Sean pun melaporkan balik Ayu ke Polres Metro Jakarta Utara. Laporan ini terkait dugaan pencemaran nama baik ke Polres Metro Jakarta Utara pada Selasa (31/8/2021) malam.

Sebelumnya Putra Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Nicholas Sean rampung menjalani pemeriksaan polisi terkait laporan dugaan penganiayaan yang dilayangkan oleh Ayu Thalia, Selasa (29/9/2021).

"Kemarin Nicholas Sean sebagai warga negara yang taat hukum memenuhi panggilan dan sudah dilakukan pemeriksaan di Polsek Penjararingan. Saya selaku kuasa hukum mendampingi pemeriksaannya," kata kuasa hukum Sean, Ahmad Ramzy saat dihubungi, Rabu (29/9).

Dalam pemeriksaan itu, kata Ramzy, Sean dicecar 20 pertanyaan oleh penyidik.

Baca juga: Jozeph Paul Zhang Sebut Persidangan Muhammad Kece Cuma Retorika dan Sudah Disetting

Baca juga: Ini Cara Pebulu Tangkis Cantik Denmark Bunuh Rasa Bosan Selama di Gelembung IBF 2021

Baca juga: Seksi dan Elegan, Anggun C Sasmi Pamer Kenakan Swimsuit Bikini dan Pemotretan di Negara Afrika

Pertanyaan itu terkait kronologi pertemuan antara Sean dengan Ayu hingga dugaan penganiyaan yang terjadi.

"Kan selama ini dia (pelapor) selalu bilang (Sean) mendorong tapi ternyata ketika dipertanyakan adalah apakah Nicholas Sean menarik dari atas mobil," ucap Ramzy.

Ramzy menuturkan dalam pemeriksaan tersebut, pihaknya turut melampirkan sejumlah barang bukti untuk mendukung pernyataan Sean.

"Kita tunjukkan bahwa yang dikenakan pelapor apa dan ada foto pelapor pakai celana panjang. Dan ada rekaman jika terlapor sudah meminta kepada pelapor untuk keluar dari mobil sudah kira sampaikan semua," katanya.(bum)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved